SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten menyebut jika Generasi Z alias Gen Z di Banten dengan usia 15 tahun ke atas rentan terkena penyakit diabetes.
Kepala Dinkes Banten, dr. Ati Pramudji Hastuti, mengatakan, total penderitaan diabetes di Banten pada Januari 2024 hingga Oktober 2024 sebanyak 225.026 kasus.
“Dari 225.026 penderita diabetes ini, 25 kasus di antaranya merupakan anak-anak dan sisanya merupakan penderita dengan rentan usia di atas 15 tahun,” katanya, belum lama ini.
Ati mengungkapkan, saat ini masalah diabetes tidak hanya terjadi bagi kalangan orang tua, namun juga para remaja.
Ia pun menyoroti pola hidup yang tidak sehat dari para remaja ini.
Katanya, diabetes terhadap orang tua dapat terjadi karena menurunnya sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi insulin. Atau, bawaan penyakit penyerta lainnya. Penyakit ini juga dapat menurun ke anak-anak mereka.
“Namun, untuk Generasi Z atau para generasi muda itu disebabkan pola gaya hidup yang tidak sehat. Banyak mengonsumsi gula berlebih dan kurang beraktifitas atau olahraga,” ungkapnya.
Pihaknya pun tidak tinggal diam melihat kondisi ini. Sebab, Gen Z ini merupakan para generasi penerus bangsa yang akan mewujudkan cita-cita Indonesia Emas di tahun 2045.
Beragam upaya pun telah pihaknya lakukan, seperti rutin melakukan pemeriksaan kesehatan kepada anak remaja usia di atas 15 tahun yang dilakukan ke sekolah menengah di Banten.
“Bila ditemukan adanya indikasi diabetes, maka kita arahkan agar penderita itu rutin berobat ke faskesnya,” ucapnya.
Selain kepada para siswa sekolah, pemeriksaan juga dilakukan pihaknya kepada para calon pengantin yang akan menikah. Mengingat, diabetes ini dapat menurun ke anak mereka nanti.
“Jadi mereka yang ingin menikah dianjurkan untuk cek kesehatan terlebih dahulu. Sehingga diharapkan dapat mengurangi adanya penyakit genetik yang diturunkan dari orang tua,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











