SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Komisi V DPRD Banten mendorong agar pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banten 2024 berjalan dengan demokratis, tidak ada intimidasi dan penyalahgunaan wewenang dari pejabat daerah maupun TNI-Polri.
Anggota Komisi V DPRD Banten, Yeremia Mendrofa mengatakan, Pilkada harus dijadikan sebagai pesta demokrasi rakyat yang riang gembira, jauh dari bentuk intimidasi apa pun dengan memberikan kebebasan kepada rakyat untuk memilih pemimpinnya.
“Kita terus mendorong netralitas ASN, TNI, Polri, dan juga mengecam segala bentuk-bentuk intimidasi, pengerahan, apalagi keterlibatan aparat. Pilkada harus berjalan secara demokrasi agar rakyat memilih sesuai dengan hati nurani. Biarkan rakyat bebas memilih,” tandas Yeremia, Selasa, 19 November 2024.
Dia setuju jika penyaluran Bansos ditunda terlebih dahulu selama masa Pilkada serentam 2024. Hal ini mesti dilakukan agar tidak ada anggapan adanya penyalahgunaan atau menguntungkan salah satu kandidat.
Politisi PDIP ini mengungkapkan jika pihaknya sudah melakukan rapat dengan stakeholder terkait, khususnya Dinas Sosial Banten, untuk menanyakan penyaluran Bansos tahun anggaran 2024.
“Sudah kita tanyakan dan memang tidak ada Bansos yang akan didistribusikan sampai akhir bulan November, dan juga akhir minggu ini atau awal minggu besok sudah masuk masa tenang menjelang 27 November,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











