PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID- Bupati Pandeglang Irna Narulita menyampaikan bahwa Pandeglang merupakan salah satu daerah yang berkontribusi terhadap lumbung pangan di Provinsi Banten dan tingkat nasional.
HuPernyataan itu disampaikan Bupati Pandeglang Irna Narulita saat rapat koordinasi bersama Menko Pangan Zulkifli Hasan di Pendopo Gubernur Banten, Jumat, 10 Januari 2025.
Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, Kabupaten Pandeglang merupakan lumbung pangan di wilayah Banten.
“Sebagai penyumbang pangan 30-40 persen. Sedangkan tingkat nasional penyumbang satu persen produktivitas pangan Indonesia,” katanya dalam rilis diterima RADARBANTEN.CO.ID, Sabtu, 11 Januari 2025.
Bupati Irna menjelaskan, Pemkab Pandeglang memiliki potensi besar menguatkan pangan nasional karena merupakan wilayah subur.
“Dan pada tahun 2023 Pandeglang mendapatkan penghargaan dari Kementan atas kontribusinya terhadap pangan nasional,” katanya.
Penghargaan diterima Pandeglang, sebagai salah satu wilayah yang berkontribusi sebagai lumbung padi nasional berada di posisi ke-8 tingkat nasional.
“Untuk mempertahankan sebagai penyumbang pangan, maka alih fungsi lahan harus mendapatkan perhatian khusus,” katanya.
Alih fungsi lahan pertanian perlu mendapatkan perhatian khusus karena jika hal tersebut dibiarkan maka akan mempengaruhi sebagai daerah penghasil pangan di banten bahkan nasional.
“Kami harap lahan yang produktif tidak dialih fungsikan karena akan mempengaruhi presentasi lahan produktif yang ada di Pandeglang dan itu terus kita sosialisasikan kepada masyarakat,” katanya.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meminta tidak alih fungsi lahan pertanian.
“Agar program swasembada pangan lebih cepat terwujud karena menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto,” katanya.
Maka dari itu, Zulkifli mengajak, semua bergerak cepat untuk mewujudkan hal tersebut.
“Kepada kepala daerah diminta agar tidak mengubah lahan sawah menjadi lahan permukiman. Jika itu terjadi, Kementerian di bawah Menko Pangan akan melakukan penyegelan,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











