SERANG – Kabinet Merah Putih (KMP) di bawah duet Prabowo-Gibran punya warna baru. Warna yang lebih segar. Anak muda mulai bicara soal kinerja menteri. Bukan cuma gaya. Tapi kerja nyata.
Lalu siapa menteri-menteri yang dianggap favorit? Yang jadi obrolan di warung kopi sampai timeline media sosial?
Ada riset menarik dari milenialis.id. Riset ini sederhana, tapi menyentuh. Dilakukan 18-22 Januari 2025.
Hasilnya? Lima nama menteri muncul sebagai idola anak muda.
Pertama, Prof. Abdul Mu’ti.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah ini memimpin dengan poin 81 persen. Mengapa? Anak muda suka konsepnya: gerakan “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.” Ditambah pembelajaran coding sejak SD. Ini bukan cuma konsep di atas kertas. Tapi berjalan di lapangan.
Kedua, Yandri Susanto.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal ini memperoleh 79 persen. Politikus PAN yang satu ini punya gaya kerja berbeda. Ia sering turun ke desa-desa. Bertemu langsung warga. Pemuda desa digerakkan. Bukan sekadar proyek, tapi gerakan.
Ketiga, Arifatul Choirul Fauzi.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ini mendapatkan 77 persen. Anak muda suka pendekatannya. Aktif mengadvokasi pencegahan kekerasan. Perempuan dan anak-anak dilindungi. Ia juga punya program Rumah Bersama Indonesia. Program ini jadi ruang aman untuk perempuan dan anak.
Keempat, Raja Juli Antoni.
Menteri Kehutanan yang juga Sekjen PSI ini nangkring dengan poin 67 persen. Namanya lekat di kalangan milenial PSI. Ia dianggap mampu membawa warna baru di sektor kehutanan.
Kelima, Nasaruddin Umar.
Menteri Agama ini punya poin 62 persen. Anak muda melihatnya sebagai tokoh yang santun. Juga moderat. Tidak banyak bicara di media, tapi kerjanya terasa.
Apa yang menarik? Anak muda sekarang tidak hanya peduli soal tren atau gaya. Mereka mulai melihat substansi. Kinerja.
Kabinet ini adalah ujian. Apakah duet Prabowo-Gibran bisa memenuhi ekspektasi anak muda? Atau malah sebaliknya? Kita tunggu saja.
Editor : Merwanda











