slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Kue Keranjang Makanan Wajib Saat Imlek, Ternyata Begini Asal Muasalnya

Mulyadi by Mulyadi
28-01-2025 21:21:09
in Berita Utama, Sosial Budaya
Kue Keranjang Makanan Wajib Saat Imlek, Ternyata Begini Asal Muasalnya

Kue Keranjang, makanan wajib saat perayaan Imlek.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

TANGERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Saat Imlek atau Tahun Baru Cina kue keranjang menjadi makanan yang wajib untuk dicicipi oleh warga etnis Tionghoa.

Sebenarnya kue keranjang mirip dengan dodol, yang terbuat dari tepung ketan dan gula. Sehingga tidak heran ada juga yang menyebut kue keranjang adalah sebagai dodol cina. 

Baca Juga :

Penguatan Silaturahmi, Bupati Tangerang Bersama Gubernur Banten Hadiri Perayaan Imlek di Pagedangan

Jelang Imlek 2026, AHY Berikan Bansos ke Etnis Tionghoa di Teluknaga Tangerang

Mengenal Tradisi Munggahan untuk Menyambut Bulan Ramadan

Belendung, Kampung Bersejarah di Kota Tangerang yang Terkait Si Pitung

Dimana, bahasa Mandarin kue keranjang juga disebut dengan nama nian gao atau niangao yang artinya kue lengket karena teksturnya yang lengket.

Namun, sumber lain juga ada yang menyebut bahwa niangao berarti kue tahun yang disajikan setiap perayaan tahun baru Imlek.

Tradisi di Cina, menyajikan dan menyantap kue keranjang dipercayai bisa membawa keberuntungan. 

Lantas mengapa di Indonesia namanya kue keranjang? Disebut kue keranjang karena pada proses pembuatannya dicetak menggunakan wadah berbentuk keranjang. 

Sejarah Kue Keranjang
Dirangkum dari berbagai sumber, bahwa kue keranjang sudah tercatat dalam sejarah sejak 2.500 tahun yang lalu. 

Dimana, kue keranjang berasal dari Suzhu, Cina yang awalnya kue ini dibuat pada masa paceklik.

Saat itu, penduduk Cina mengalami kekeringan dan mengungsi ke daerah yang lebih subur.

Dan di tempat yang baru mereka membuat gula yang dicairkan bersama tepung beras ketan. Dan mereka sengaja menggiling beras ketan menjadi tepung untuk menghemat bahan pangan.

Adonan tepung dan gula tersebut diaduk terus menerus hingga menghasilkan tekstur yang kenyal. Kemudian dicetak di keranjang bulat yang terbuat dari bilah bambu dan dialasi daun pisang.

Karena banyak membuatnya, sebagian dimakan dan sisanya disimpan dengan cara disusun bertingkat.  

Dari situ, makanan tersebut dianggap sebagai penyelamat warga. Dan warga Cina selalu membuat kue keranjang untuk perayaan tahun baru Imlek maupun perayaan musim semi. 

Di Indonesia kue keranjang sudah ada sejak abad ke-19, seiring dengan kedatangan pedagang Cina di Indonesia, yang kemudian kue ini diadopsi oleh warga lokal sebagai dodol dan jenang. 

Akan tetapi, terdapat sumber lain yang menuliskan dodol sudah ada sejak zaman Kerajaan mataram Kuno (Medang) yang di mana dodol adalah makanan manis legit ini sudah tercatat dalam Prasasti Alasantan dan Prasasti Sangguran sebagai pencuci mulut pada bangsawan di Istana Mataram Kuno

Sedangkan jenang ketan juga sudah ada sejak zaman Hindu. Dan ma. kanan ini sudah sering disajikan saat acara istimewa, seperti pernikahan maupun upacara adat keagamaan. 

Meski berbahan sama, namun kue keranjang, dodol dan jenang memiliki perbedaan, seperti bentuk dan tekstur.

Dan saat Imlek seperti saat ini, banyak pedagang yang menjajakan kue keranjang.

Nah, dengan tulisan di atas, Kamu sudah mengerti yah asal muasal kue keranjang atau dodol Cina yah.

Reporter: Mulyadi
Editor: Agung S Pambudi

Tags: asal muasalbesok Imlekdodol cinaImlekkue keranjangperayaanPerbedaansaat Imleksejarahvihara bon tek bio.vihara bun san bio
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Inilah Menteri Milenial Favorit Anak Muda

Next Post

Polda Banten Terjunkan Personel Gabungan Amankan Libur Nasional Tahun Baru Imlek

Related Posts

Penguatan Silaturahmi, Bupati Tangerang Bersama Gubernur Banten Hadiri Perayaan Imlek di Pagedangan
Pemerintahan

Penguatan Silaturahmi, Bupati Tangerang Bersama Gubernur Banten Hadiri Perayaan Imlek di Pagedangan

by Mulyadi
Rabu, 18 Februari 2026 06:40

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid bersama Gubernur Banten, Andra Soni menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek di kediaman...

Read moreDetails

Jelang Imlek 2026, AHY Berikan Bansos ke Etnis Tionghoa di Teluknaga Tangerang

Mengenal Tradisi Munggahan untuk Menyambut Bulan Ramadan

Belendung, Kampung Bersejarah di Kota Tangerang yang Terkait Si Pitung

Ini Dia Contoh Uang Kartal, Ciri-Ciri, hingga Fungsinya

Sejarah Batuceper: Dari Persawahan ke Kawasan Industri Modern

Pinang, Nama Wilayah Kota Tangerang yang Lahir dari Tradisi Meminang dan Pohon Penanda Jalan

Masyarakat Berharap Pemerintah Percepat Reaktivasi Jalur Kereta Api Rangkasbitung–Pandeglang

Jalur Kereta Api Rangkasbitung-Pandeglang Akan Diaktifkan, Ini Fakta Sejarahnya

5 Wisata Religi dan Sejarah di Banten yang Wajib Dikunjungi

Next Post
Polda Banten Terjunkan Personel Gabungan Amankan Libur Nasional Tahun Baru Imlek

Polda Banten Terjunkan Personel Gabungan Amankan Libur Nasional Tahun Baru Imlek

Ini Identitas Pengendara Motor yang Tewas Menabrak Truk Berhenti di Jalan Bojonegara

Ini Identitas Pengendara Motor yang Tewas Menabrak Truk Berhenti di Jalan Bojonegara

Puluhan Tahun Tak Direnovasi, Gedung SMPN 2 Cikeusal Ambruk

Puluhan Tahun Tak Direnovasi, Gedung SMPN 2 Cikeusal Ambruk

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

mengenakan pakaian adat dalam rangka peringatan Hari Kartini tahun 2026.

Biro Umum Berikan Penghargaan kepada Kartini Masa Kini

Selasa, 21 April 2026 20:53
41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

Selasa, 21 April 2026 20:46
Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Selasa, 21 April 2026 20:41
Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Selasa, 21 April 2026 20:37
Momentum Hari Kartini, Kohati HMI Cilegon Soroti 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Momentum Hari Kartini, Kohati HMI Cilegon Soroti 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Selasa, 21 April 2026 20:32
Tiga Bulan, 44 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Pandeglang

Tiga Bulan, 44 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Pandeglang

Selasa, 21 April 2026 20:28
mengenakan pakaian adat dalam rangka peringatan Hari Kartini tahun 2026.

Biro Umum Berikan Penghargaan kepada Kartini Masa Kini

Selasa, 21 April 2026 20:53
41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

Selasa, 21 April 2026 20:46
Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Selasa, 21 April 2026 20:41
Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Selasa, 21 April 2026 20:37
Momentum Hari Kartini, Kohati HMI Cilegon Soroti 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Momentum Hari Kartini, Kohati HMI Cilegon Soroti 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Selasa, 21 April 2026 20:32
Tiga Bulan, 44 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Pandeglang

Tiga Bulan, 44 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Pandeglang

Selasa, 21 April 2026 20:28

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

mengenakan pakaian adat dalam rangka peringatan Hari Kartini tahun 2026.

Biro Umum Berikan Penghargaan kepada Kartini Masa Kini

by Rostinah
Selasa, 21 April 2026 20:53

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Biro Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Banten memperingati Hari Kartini dengan memberikan penghargaan kepada sosok Kartini masa kini di...

41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

by Yusuf Permana
Selasa, 21 April 2026 20:46

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Banten mulai memanaskan mesin partai menjelang agenda politik ke...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak