LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak mengingatkan warga untuk waspada potensi terjadi pergerakan tanah.
Hal ini berdasarkan data informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Bandung pada Januari 2025 ini,
“Pergerakan tanah berbeda dengan longsor, berdasarkan laporan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi yang melakukan pemetaan di bulan Januari ini kabupaten lebak potensi rawan pergerakan tanah,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizky Pratama, Jumat 31 Januari 2025.
Febby menjelaskan, peta risiko gerakan tanah diperbaharui setiap bulan oleh Badan Geologi dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sehingga BPBD Lebak bisa melakukan pemantauan risiko gerakan tanah di setiap wilayah.
“Jadi risiko gerakan tanah dari menengah ke tinggi itu ada, di Januari ini semua kecamatan potensi pergeseran tanah,” ungkap Febby.
Febby menambahkan, jika ditemukan retakan-retakan di tanah, di keramik rumah, di sepanjang dekat aliran sungai agar segera mengungsi.
Karena dikhawatirkan pergerakan tanah bisa menimbulkan kerusakan pemukiman seperti yang terjadi di Kecamatan Cihara tahun 2024 lalu atau di Cikulur 2 tahun yang lalu.
“Kami terus mengingatkan dalam berbagai acara untuk senantiasa waspada bencana,” katanya.
Reporter: Nurabidin
Editor: Agung S Pambudi











