LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID-Seorang anak perempuan berusia 15 tahun Diana warga Kampung Parage Elor, Desa Parage, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, dilaporkan hilang sejak dua hari lalu Selasa 25 Januari 2025 lalu.
Diduga korban dibawa kabur oleh pacarnya, setelah pamit untuk izin pergi kepada ibunya.
Keluarga Diana yang tinggal di Kampung Parage Elor, sangat cemas atas hilangnya anak mereka.
Berdasarkan informasi dan penuturan orangtua Diana, mereka terakhir kali berkomunikasi dengan anaknya melalui pesan singkat, yang menunjukkan bahwa Diana sedang bersama lelaki tersebut.
Syifa Kakak korban menyebutkan, bahwa korban pergi pada hari Selasa 25 Januari 2025, sekira pukul 14.00 WIB meninggalkan rumah bertemu dengan seseorang lelaki yang belum di ketahui identitasnya.
“Pergi dari rumah di Kampung Parage Elor sampai dengan saat ini Diana belum pulang ke rumah. Pakaian yang di gunakan terakhir pakai kerudung hitam pakai rok hitam plisket atasan baju putih,” kata Syifa kepada radarbanten.co.id saat dihubungi melalui telepon, Kamis 30 Januari 2025.
Ia menyebutkan, pihak keluarga sudah berusaha menghubungi Diana, namun nomornya tidak aktif hingga saat ini. Keluarga menyakini, handphone yang digunakan Diana sengaja dimatikan.
“Sempat aktif terakhir di WhatsApp bilang lagi ngeliwet. Nah dari situ nomornya gak aktif lagi, sekarang di telpon juga gak aktif sama sekali. Kami juga sudah melaporkan kejadian ini kepada Polsek Kecamatan Cikulur,” terangnya.
Sementara itu, Kapolsek Cikulur AKP Mulyadi menjelaskan terkait dengan keberadaan korban yang hingga saat ini belum ditemukan, diduga pergi bersama pacarnya berdasarkan keterangan dari orang tua dan keluarganya.
“Iya tadi sudah menerima laporan dari pihak keluarga, kami sudah tindaklanjuti. Berdasarkan keterangan dari orangan tua, korban pergi untuk ngeliwet, dugaan bersama pacarnya ke Daerah Glodog masih Kecamatan Cikulur,” kata AKP Mulyadi.
Lebih lanjut, Mulyadi menyampaikan akan melimpahkan laporan tersebut kepada Polres Lebak untuk ditindaklanjuti melalui Unit Perlindunga Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lebak.
“Selanjutnya kami akan membuat laporan terkait dengan anak kehilangan tersebut. Tetapi untuk tindaklanjutnya terkait kejadian ini, akan kami limpahkan ke Polres ke bagian Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA)” pungkasnya.
Reporter: Nurandi
Editor: Agung S Pambudi











