SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Kolonel Inf Andrian Susanto lahir di Banda Aceh pada 4 Februari 1975. Karier militernya dimulai setelah lulus dari Akademi Militer (Akmil) pada tahun 1996.
Sejak saat itu, ia menapaki berbagai posisi strategis di lingkungan TNI, menunjukkan dedikasi dan ketangguhannya sebagai prajurit.
Perjalanan Karier Militer
Setelah lulus dari Akmil, Andrian memulai tugas pertamanya sebagai Pama Pussenif dan Danton Kodam III/Siliwangi (1996–1997).
Tak lama kemudian, ia bergabung dengan Komando Pasukan Khusus (Kopassus), yang menjadi bagian penting dalam perjalanan militernya.
Pada tahun 2006 hingga 2009, ia mendapat kehormatan menjalani penugasan di luar negeri. Pengalaman ini semakin memperkaya kemampuannya dalam strategi militer dan kepemimpinan.
Pada tahun 2011, ia melanjutkan pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Angkatan 49.
Selama 12 tahun berdinas di Kopassus, ia mengemban berbagai tugas penting, dengan jabatan terakhir sebagai Wakil Komandan Batalyon 22 Grup 2 Kopassus.
Pengabdian di Berbagai Wilayah
Setelah menyelesaikan tugas di Kopassus, Kolonel Andrian melanjutkan kariernya di berbagai satuan, antara lain:
Kodam XVII/Cendrawasih (2011–2013)
Dandim 1421/Pangkep (2015)
Kasrem 132/Tadulako (2016)
Pada tahun 2022, ia dipercaya menjabat sebagai Paban III/Binsiapsat Sospad. Kemudian, pada tahun 2024, ia mengikuti Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXVII di Lemhannas RI sebagai bagian dari pengembangan kepemimpinan strategis.
Kini, Andrian resmi menjabat sebagai Komandan Korem (Danrem) 064/Maulana Yusuf, menggantikan Brigjen TNI Fierman Sjafirial Agustus.
Di balik pencapaiannya, dukungan keluarga menjadi sumber semangat bagi Kolonel Andrian dalam menjalankan tugasnya.
Motivasi dari orang-orang terdekatnya turut berperan dalam keberhasilannya menyelesaikan berbagai penugasan dengan baik.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agung S Pambudi











