SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak kurang lebih 30 kilometer atau 20 persen dari 412 kilometer jalan di Kota Serang masih rusak. Memerlukan perbaikan.
Namun, perbaikan maupun pemeliharaan jalan di Ibukota Provinsi Banten tersebut disebut masih kekurangan anggaran.
Tahun 2025, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang hanya mendapatkan anggaran sebesar Rp 112 miliar. Belum lagi, gedung-gedung perkantoran yang masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR).
Hal itu diungkapkan oleh Kepala DPUPR Kota Serang, Iwan Sunardi, Selasa, 18 Februari 2025.
Iwan menjelaskan, saat ini, 80 persen atau sebanyak kurang lebih 390 kilometer dalam kondisi mantap, dan masih diperlukan pemeliharaan.
“Jalan di Kota Serang itu sekarang 412 kilometer. Kondisi mantap 80 persen. Jadi 390 sekian kilometer kan, kemudian hanya tersedia anggaran kalau tidak salah itu untuk Bina Marga Rp 40 miliar,” kata Iwan.
Iwan mengatakan, pada bidang Bina Marga, hanya disediakan sebesar Rp 40 miliar. Sedangkan, kebutuhannya Rp 180 miliar sampai Rp 200 miliar.
“20 persen itu kita yang harus siapkan anggarannya. Tapi ketersediaan anggarannya kan tidak ideal saya bilang.
Kalau bicara Rp 40 miliar itu kita kan semuanya pemantauan atau pembangunan,” kata Iwan.
Selain itu, kata Iwan, bidang Cipta Karya pun hanya mendapatkan porsi anggaran sebesar Rp 31 miliar.
Anggaran tersebut nantinya diperuntukkan untuk pembangunan gedung OPD.
“Kita menyesuaikan mana dulu, karena kita belum hitung semua. Karena kalau bicara keinginan, teman-teman kepala OPD juga kan ingin punya gedung yang ideal,” ungkap Iwan.
Editor: Agus Priwandono












