LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Jelang Ramadan harga ikan di Pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak melonjak naik. Kenaikan tersebut terjadi pada sejumlah jenis ikan air tawar hingga ikan laut. Kenaikan harga ikan karena tradisi mendekati bulan suci Ramadan sehingga permintaan mulai tinggi di Kabupaten Lebak.
Berdasarkan data yang dihimpun Radar Banten, sejumlah jenis ikan yang mengalami kenaikan di antaranya, perti ikan bandeng, jika sebelumnya dijual Rp 20.000 rupiah, saat ini naik menjadi Rp 25.000 rupiah perkilo gramnya. Kemudian untuk ikan layur besar jika sebelumnya dijual Rp 30.000 saat ini naik menjadi Rp 35.000 rupiah perkilo gramnya. Kemudian untuk ikan tongkol jika sebelumnya dijual Rp 25.000 kini naik menjadi Rp 30.000 rupiah perkilo gramnya.
Menurut salah seorang pedagang Evi, mengatakan, kenaikan harga ikan ini selain disebabkan oleh faktor jelang Ramadan dan permintaan yang tinggi. Faktor cuaca buruk jugag menjadi sebab harga ikan melonjak naik di Pasar Rangkasbitung.
“Kenaikan ini terjadi karena tiga faktor, jelang Ramadan karena setiap tahun sudah tradisi pasti akan naik dan kedua permintaan yang tinggi sehingga harganya saat ini menlonjak naik,” kata Evi kepada Radarbanten.co.do, Kamis 20 Februari 2025.
Sementara itu, untuk jenis ikan laut yang banyak di minati konsumen, saat ini melambung tinggi. Seperti cumi, jika sebelumnya dijual Rp. 60.000 rupiah saat ini naik menjadi Rp. 80.000 rupiah perkilo gramnya. Kemudian untuk udang kecil jika sebelumnya dijual Rp. 40.000 rupiah saat ini naik menjadi Rp. 60.000 rupiah, sementara untuk udang besar jika sebelumnya dijual Rp. 80.000 rupiah perkilo gramnya, saat ini juga sama mengalami kenaikan harga naik menjadi Rp. 100.000 rupiah dan juga ikan tenggiri jika sebelumnya dijual Rp. 80.000 rupiah, saat ini naik menjadi Rp. 100.000 perkilo gramnya.
Evi menuturkan, faktor ketiga karena cuaca ekstrem yang melanda kawasan laut provinsi Banten yang membuat tangkapan ikan menjadi sedikit.
“Kenaikan ini juga karena kondisi cuaca buruk, yanh bersamaan terjadi biasa menjelang bulan suci Ramadhan yang cukup mempengaruhi pasar. Karena ini, harganya melonjak naik di pasaran,” tuturnya.
Sementara menurut pembeli Sulastri warga Rangkasbitung, mengaku jika sebelumnya uang Rp 100 ribu bisa membeli berbagai macam kebutuhan dapur, namun saat ini hanya cukup membeli beberapa barang saja.
“Lagi beli ikan buat masak, buat makan. Harganya Rp 100.000 sebelumnya Rp 80.000 rupiah perkilo gramnya. Keberatan, keberatan banget harganya mahal,” ujarnya saat sedang membeli ikan untuk kebutuhan sehari-hari.
Ia menambahkan, kondisi saat ini memberatkannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Semoga harganya segera normal kembali, karena kan tadi beberapa pedagang bilang karena faktor cuaca buru, semoga segera normal kembali,” pungkasnya.
Editor: Bayu Mulyana











