SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kecamatan Kasemen, Kota Serang sudah ditetapkan menjadi kawasan industri. Bahkan Pemprov Banten telah mengkonfirmasi akan ada investasi yang masuk ke Kecamatan Kasemen senilai Rp600 miliar.
Dikenal sebagai wilayah Kesultanan, Kecamatan Kasemen mempunyai banyak ikon peninggalan sejarah masa Kesultanan Banten. Mulai dari Masjid Agung Banten Lama, Benteng Surosowan, Benteng Kaibon, dan masih banyak peninggalan lainnya.
Mengutip website resmi kasemen.serangkota.go.id, berikut profil Kecamatan Kasemen.
Kecamatan Kasemen merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kota Serang, terletak di bagian utara dari wilayah Kota Serang. Kecamatan Kasemen terdiri 10 kelurahan. Ibukota kecamatan berada di Kelurahan Kasemen.
Di wilayah kecamatan kasemen melintas sebuah sungai yang cukup besar dan terkenal yaitu Sungai Cibanten yang bermuara di Karangantu yang ada di wilayah Kecamatan Kasemen. Di kecamatan kasemen juga terdapat cagar budaya Banten Lama dan Cagar Alam Pulau Dua.
Cagar budaya Banten Lama ini merupakan tempat ziarah yang banyak dikunjungi oleh peziarah baik dari daerah banten sendiri maupun dari luar daerah banten, serta masih banyak peninggalan sejarah di masa kesultanan banten yang ada di wilayah kecamatan kasemen.
Kecamatan Kasemen memiliki luas wilayah 6.239,09 Hektare. Bagian utara berbatasan dengan Laut Jawa, bagian Selatan berbatasan dengan Kecamatan Serang, bagian Barat berbatasan dengan Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang dan bagian timur berbatasan dengan Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang.
Kecamatan Kasemen terletak pada jarak kurang lebih 9 kilometer dari pusat Kota Serang. Secara topografi wilayah Kecamatan Kasemen sebagian besar berupa dataran dengan ketinggian 500 sampai 700 meter dari permukaan laut.
Dengan jumlah penduduk sebanyak 97.430 jiwa, wilayah Kecamatan Kasemen terbagi menjadi 168 lingkungan, 79 rukun warga (RW), dan 288 rukun tetangga (RT).
Editor: Bayu Mulyana










