LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Untuk membantu ketahanan pangan Kabupaten Lebak dan membantu mewujudkan program Lebak Ruhay, Dinas Pekerjaan Umun dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak pada tahun 2026 telah menetapkan lima prioritas prioritas.
Kepala DPUPR Lebak, Irvan Suyatupika, mengatakan, rencana kerja prioritas pembangunan Dinas PUPR Lebak untuk tahun 2026 akan mengacu pada tematik RKPD meliputi kemiskinan ekstrem, stunting, Geopark Bayah Dome, pengelolaan persampahan, dan ketahanan pangan serta pemenuhan SPAM air minum dan air limbah.
“Tentunya, kita akan mendukung sepenuhnya program Lebak Ruhay maupun ketahanan pangan di Lebak di tengah keterbatasan anggaran,” katanya, Senin, 10 Maret 2025.
Sementara itu,.Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan pada Bapperida Kabupaten Lebak, Teguh Eko Saputro, mengatakan, DPUPR Lebak memiliki peran yang sangat penting dalam mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Lebak.
“Salah satu penopang ketahanan pangan tersebut melalui peningkatan kinerja irigasi yang menjadi kewenangan Kabupaten Lebak. Karenanya, PUPR Lebak mememiliki peranan penting dan stragtegis. Di mana, terdapat 463 irigasi merupakan kewenangan Kabupaten Lebak. Kondisi irigasi harus dapat berfungsi dengan baik sehingga dapat mengairi peaawahan petani,” katanya.
Teguh mengatakan, beberapa kebijakan Pemerintah Pusat mulai Indonesia Emas 2045 dan Asta Cita-l, kemudian pemerintah provinsi melalui beberapa program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten 2025-2030, hingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak sendiri untuk mewujudkan Lebak Ruhay.
Menurutnya, tidak hanya itu, peningkatan konektivitas juga tetap menjadi prioritas dalam mendukung mobilitas barang dan orang melalui peningkatan kondisi mantap jalan.
“Dengan terbatasnya anggaran di Kabupaten Lebak, tentunya pemerintah daerah akan menangkap beberapa peluang penganggaran, salah satunya dari Pemprov Banten melalui Program Bang Andra (Bangun Jalan Desa Sejahtera),” katanya.
Editor: Agus Priwandono











