LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Bupati Lebak Hasbi Jayabaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan Jajaran Perangkat Daerah Kabupaten Lebak melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adjidarmo, dan Lapas
Kelas IIl Rangkasbitung, pada malam takbiran Idul Fitri, Minggu 30 Maret 2025.
Dalam kunjungannya Bupati ke RSUD guna memastikan pelayanan kesehatan di Lebak tetap terselenggara dengan baik sekaligus memberikan motivasi kepada para pasien dan keluarga agar bersabar meski melaksanakan lebaran dalam kondisi yang tidak diharapkan, serta mendoakan pasien agar segera sembuh sehat seperti sediakala.
“Semoga saudara-suadara kita yang tengah menjalani pengobatan segera sembuh dan diberikan kasabaran dan dipertemukan kembaki dengan bulan ramadan tahun depan,” kata Hasbi, Minggu 30 Maret 2025.
Orang momor satu di Bumi Multatuli ini juga mendoakan agar warga binaan Lapas Rangkasbitung yang tengah menjalani masa pembinaan di Lapas Rangkasbitung dapat segera kembali usai nanti menjalani proses di Lapas Rangkasbitung.
“Kepada warga binaan agar tetap semangat menjalani kehidupan dan segera kembali bermasyarakat, berkarya dan membangun kehidupan bermasyarakat dan bernegara yang lebih baik lagi,” kata Hasbi.
Sementara itu Direktur RSUD Adjidarko Budhi Mulyanto mengatakan, pada cuti bersama Lebaran Idul Fitri 2025 pelayanan di RSUD Adjidarmo akan berjalan normal seperti biasa. Karenanya, RSUD Adjidarmo, tetap menyiagakan dokter dan perawat saat libur Lebaran.
“Ya, saat Lebaran kami tetap siagakan dokter dan perawat, biasanya pasien yang kami terima adalah korban laka lantas dan pasien rujukan dari rumah sakit lain. Mengantisipasi hal yang tak diinginkan, kami siagakan petugas, IGD, IGM, Layanan Perawatan Intensif, OK, VK, Rawat Inap tetap siaga 24 jam,” ujar Budhi.
Menurutnya, semua peralatan kesehatan juga sudah dipersiapkan dengan komplit termasuk menyiagakan stok obat-obatan yang sangat cukup dan menyiagakan mobil ambulan.
“Yang libur cuma rawat jalan saja. Gak ada perubahan sistem sudah terjadwal setiap bulannya. Termasuk untuk supervisi/supervisor sudah terjadwal,” ujarnya.
Dia juga menjamin pelayanan kesehatan di RSUD setempat akan berjalan seperti biasa.
“Tentunya, karena kita adalah lembaga pelayanan masyarakat, tidak benar bila tidak menyiapkan tenaga medis ataupun dokter,” katanya.
Editor: Bayu Mulyana











