LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pantai Sawarna di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak diprediksi menjadi wisata pantai yang akan paling banyak dikunjungi wisatawan selama libur lebaran Idul Fitri 2025.
Sawarna menawarkan keindahan pesona alam memukau dan keindahan alam eksotik yang juga terkenal dengan hamparan pasir putih dan deburan ombak menjadi daya tarik pembeda dengan wisata pantai lainnya di Banten.
Selain itu, di kawasan wisata Pantai Sawarna ini ada banyak sekali goa yang memiliki pemandangan eksotis.
Beberapa goa yang masuk ke dalam kawasan wisata Pantai Sawarna adalah Goa Langir dan Goa Lalai.
Karena diprediksi akan dibanjiri puluhan ribu wisatawan selama libur lebaran tahun ini, Badan Penyelamat Wisata Tirta Indonesia (Balawista) Kabupaten Lebak akan menerjunkan 20 personelnya untuk mengawasi kawasan Pantai Sawarna.
“Ya, Pantai Sawarna akan ada 20 personel yang siap mengawasi dan membantu wisatawan. Meskipun ada 20 orang personel yang berjaga, kami mengimbau agar wisatawan menaati rambu-rambu atau peringatan dari penjaga pantai sehingga hal-hal yang tak diinginkan tak terjadi,” kaya ketua Balawista Lebak AM Erwin Komarsukma, Selasa 1 April 2025.
Erwin mengatakan, pihaknya telah siap untuk mengamankan wisatawan yang datang ke pantai-pantai yang ada di Lebak selatan.
“Insyaallah, 100 personel Balawista sudah siap memberikan rasa aman kepada para wisatawan yang datang ke Lebak untuk libur lebaran Idul Fitri 2025,” kata mantan Kades Sawarna ini.
Seratus personel Balawista Lebak tersebut akan diterjunkan di wisata pantai di Lebak selatan, seperti Pantai Karang Seke, Bagedur, Talanca, Pasput Cihara, Kelapa Warna, Pulo Manuk, Goa langir, Ciantir, Tanjung Layar, Legonpari, Citarate, dan Pantai Cibareno.
“Setiap pantai minimal ada 2 orang anggota terkecuali pantai Bagedur ada 12 anggota Pantai Sawarna 20 anggota. Termasuk kolam renang waterpark dan Curug termasuk waduk karian ada Petugas Balawistanya,” jelasnya.
Dia memperkirakan pada hari kedua lebaran Idul Fitri, jumlah wisatawan yang datang ke pantai akan mulai meningkat dibanding dengan hari pertama lebaran.
“Untuk hari pertama lebaran masih sepi pengunjung, karena masih berkumpul bersama keluarga. Besar kemungkinan pada hari kedua atau hari ini akan banyak wisatawan yang datang ke pantai,” katanya.
Erwin juga mengimbau kepada para pengunjung untuk senantiasa waspada dan mengikuti arahan dari petugas pantai yang stand by berjaga memantau situasi di pantai.
Dia mengatakan, pihaknya juga memasang rambu-rambu, bendera dan papan peringatan agar para wisatawan tidak berenang di daerah pantai yang arusnya deras agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.
“Para pengunjung atau wisatawan yang melakukan aktivitas di pantai untuk selalu berhati-hati agar tidak berenang sewaktu ombak besar, diarus yang deras yang sudah pasang rambu rambu, bendera dan papan peringatan. Apabila perlu pendampingan untuk pengawasan tinggal konfirmasi kepada petugas yang berjaga. Tetap jaga keamanan, keselamatan dan kenyamanan di tempat wisata,” ujarnya.
Editor: Mastur Huda











