LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas tenggelam di Pantai Pulo Manuk, Kecamatan Bayah, Lebak, pada Jumat, 4 April 2025 sekitar pukul 12.00 WIB. Pria yang diperkirakan berusia antara 20-30 tahun itu dievakuasi oleh warga, dibantu oleh aparat kepolisian, TNI, dan anggota Balawista Lebak. Jenazah korban saat ini telah dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan autopsi.
“Ya, ditemukan warga di Pulo Manuk sekitaran Kayakas. Identitas korban masih dicari. Saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan dan mengungkap identitas korban,” ujar Ketua Balawista Lebak, AM Erwin Komarsukma, Jumat, 4 April 2025.
Erwin menekankan pentingnya kewaspadaan bagi para wisatawan yang berkunjung ke pantai tersebut. Ia mengingatkan agar pengunjung selalu mengikuti arahan petugas yang berjaga di lokasi, serta memperhatikan rambu-rambu dan papan peringatan terkait kondisi arus laut yang deras.
“Para pengunjung atau wisatawan yang khususnya melakukan aktivitas di pantai harus selalu berhati-hati agar tidak berenang saat ombak besar dan arus deras. Kami telah memasang rambu, bendera, dan papan peringatan sebagai upaya pencegahan. Jika perlu pendampingan, tinggal konfirmasi kepada petugas yang berjaga,” tegas Erwin.
Mantan anggota DPRD Lebak itu juga mengingatkan agar kejadian ini tidak menjadi penghalang bagi wisatawan untuk menikmati keindahan Pantai Pulo Manuk dan Sawarna, yang terkenal dengan pasir putih dan air laut yang jernih, namun juga memiliki arus yang berbahaya, terutama saat gelombang tinggi.
“Kami terus memantau pengunjung di pantai Sawarna yang terkenal dengan ombaknya. Jangan sampai niat awal berlibur dan bersenang-senang bersama keluarga malah berbuah malapetaka,” ujar Erwin.
Sementara itu, Kapolsek Bayah AKP Asep Mulyadi mengungkapkan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat pria tanpa identitas tersebut. “Masih lidik (penyelidikan),” singkatnya.
Peristiwa tenggelamnya korban ini menambah sorotan tentang pentingnya menjaga keselamatan wisatawan di Lebak, terutama menjelang libur panjang Lebaran 2025. Para pihak terkait diharapkan bisa terus meningkatkan pengawasan untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.
Editor : Merwanda











