• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Pandeglang

Emak-emak di Pandeglang Resah Gara-gara Kelapa Parut 

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
Jumat, 11 April 2025 19:59
in Pandeglang
Emak-emak di Pandeglang Resah Gara-gara Kelapa Parut 

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Memasuki sepekan setelah Lebaran 2025, harga kelapa parut di sejumlah pasar tradisional di Pandeglang, Banten, mengalami kenaikan signifikan. 

Salah satunya seperti di Pasar Badak Pandeglang, harga satu butir kelapa parut kini mencapai Rp 25 ribu untuk ukuran besar, dan Rp 20 ribu untuk ukuran kecil.

RelatedPosts

Petugas Damkar padamkan kobaran api kulkas

Damkar Pandeglang Padamkan Kulkas yang Terbakar

Minggu, 20 September 2026 14:26
Permodalan usaha mantan narapidana Pandeglang

Bupati Pandeglang Dukung Permodalan Usaha bagi Mantan Narapidana

Minggu, 20 September 2026 07:07
Beasiswa mahasiswa Pandeglang

Puluhan Mahasiswa Pandeglang Dibantu Akses Beasiswa Pemerintah

Minggu, 20 September 2026 06:38
ICMI Orda Pandeglang

ICMI Orda Pandeglang Diminta Fokus pada Program Nyata untuk Masyarakat

Sabtu, 19 September 2026 11:56

Dadang pedagang kelapa di Pasar Badak Pandeglang mengatakan bahwa kepala parut saat ini tengah mengalami kenaikan harga, yang dimana sudah terjadi sejak 

“Naiknya setelah Lebaran. Sekarang Rp 25 ribu yang besar, yang kecil Rp 20 ribu,” ungkap Dadang, pada Kamis 9 April 2025.

Dadang menyebutkan, kenaikan harga disebabkan oleh kelangkaan kelapa tua di tingkat petani. Kondisi ini mulai terjadi usai hari raya.

“Semenjak Lebaran, barangnya langka,” ujarnya.

Kelangkaan kelapa parut di wilayah Pandeglang membuat pedagang kesulitan mendapatkan pasokan. Dadang mengaku harus mencari kelapa hingga ke luar daerah.

“Di daerah Pandeglang udah nggak ada, susah nyarinya. Ini juga dapat dari daerah Malingping,” ucapnya.

Kelangkaan ini berdampak pada penurunan omset harian. Menurut Dadang, sebelum Lebaran 2025, ia bisa meraup keuntungan hingga Rp 4 juta per hari. Namun kini, penghasilannya menurun drastis.

“Sekarang sehari palingan Rp 2 juta,” tuturnya.

Kenaikan harga kelapa parut di pasaran juga jadi salah satu pemicu turunnya minat pembeli. Saat ini, harga kelapa parut ukuran besar mencapai Rp 25 ribu per butir, sementara ukuran kecil Rp 20 ribu.

Kenaikan harga ini dikeluhkan sejumlah konsumen yang terbiasa membeli kelapa parut untuk kebutuhan masak harian. 

Sementara, Aliyah salah satu pembeli mengaku dirinya mengeluh dengan mahalnya harga kelapa parut di Pandeglang yang kini melonjak drastis hingga tembus Rp 25 ribu per butir. 

Aliyah merasa terkejut lantaran harga kelapa kini bahkan lebih mahal dibandingkan beras.

“Melebihi harga beras ini, beras aja Rp 12 ribu per liter, ini kelapa Rp 25 ribu. Aduh, gimana ini Bupati, turunin (harganya) dong,” keluh Aliyah saat ditemui di Pasar Badak.

Biasanya, ia membeli kelapa parut dengan harga Rp 7 ribu hingga Rp 12 ribu. Tapi sekarang, mau tak mau ia tetap beli meski harganya melonjak, karena kelapa jadi bahan utama dalam pembuatan nasi uduk yang memerlukan kelapa parut untuk diambil santannya.

“Buat bikin nasi uduk, mau nggak mau dibeli. Kalau nggak pakai kelapa, ya nggak bisa jualan,” ujarnya.

Akibat harga bahan baku yang naik, Aliyah pun harus menyesuaikan harga jualannya. Ia tidak ingin merugi karena biaya produksi ikut meningkat.

“Dinaikin lagi harga nasi uduknya sedikit, kelapa mahal. Kalau nggak dinaikin, ya agak rugi buat nutupnya modal bahan,” tutupnya. 

Editor: Bayu Mulyana

Tags: bahan baku kelapaBantenemak-emak ngeluhharga kelapaharga kelapa parutkabupaten pandeglangPandeglangpedagang kelapa
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Honda Banten Bagi-bagi 2000 Al Quran ke Penjuru Banten

Next Post

Viral karena Sampah, Cilentrang Kini Dijaga 24 Jam Nonstop

Next Post
Viral karena Sampah, Cilentrang Kini Dijaga 24 Jam Nonstop

Viral karena Sampah, Cilentrang Kini Dijaga 24 Jam Nonstop

Sambut HUT ke-500 Kabupaten Serang, Bapenda Berikan Diskon Pajak 50 Persen

Sambut HUT ke-500 Kabupaten Serang, Bapenda Berikan Diskon Pajak 50 Persen

Sabtu, 19 September 2026 17:11
Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Selasa, 17 Maret 2026 14:08
Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Selasa, 17 Maret 2026 13:25
Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Selasa, 17 Maret 2026 13:21
Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Selasa, 17 Maret 2026 14:02
Wakil Ketua DPRD Pandeglang Siap Gaji dan Tunjangan Dipangkas Demi Selamatkan Negara

Wakil Ketua DPRD Pandeglang Siap Gaji dan Tunjangan Dipangkas Demi Selamatkan Negara

Selasa, 17 Maret 2026 13:06
Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 13:49

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

HUT kabupaten serang ke 500 tahun

Pemkab Serang Fokuskan Kegiatan Kerakyatan pada Peringatan HUT Ke 500 Kabupaten Serang

by Ahmad Rizal Ramdhani
Minggu, 20 September 2026 16:14
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang akan memfokuskan kegiatan-kegiatan kerakyatan dalam peringatan HUT Kabupaten Serang yang ke 500 tahun. Kegiatan...

Permudah Perizinan

Sudah Ada Izin Industri, 8 Ribu Hektare LBS Dilepaskan

by Ahmad Rizal Ramdhani
Minggu, 20 September 2026 15:52
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID - Sekitar 8 ribu hektare Lahan Baku Sawah (LBS) dibebaskan statusnya karena berada di dalam kawasan industri dan sudah...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.