PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebuah video warga Pandeglang mengeluhkan bantuan dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang viral di media sosial (medsos). Pasalnya, bantuan yang diberikan tak sesuai kebutuhan korban bencana pohon tumbang.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @pandeglangeksis, terlihat seorang pria menunjukkan isi bantuan dari Dinsos Pandeglang.
Ia menyebut bantuan itu tidak relevan dengan kondisi korban lantaran berisi peralatan bayi.
“Ini bantuan dari dinsos yang rumahnya tertimpa pohon duren, piraku dipasihan jang alat-alat makan bayi (masa dikasih alat-alat makan bayi),” kata perekam video yang dikutip Radarbanten.co.id. dari akun @pandeglangeksis, Rabu, 16 April 2025.
Peristiwa pohon tumbang itu terjadi di Kampung Salabentar, RT 002 RW 006, Kelurahan Cilaja, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Dalam video berdurasi 1 menit 14 detik tersebut, perekam memperlihatkan sejumlah barang bantuan seperti pampers, minyak telon, bedak bayi, dan botol susu.
“Pempes ja budakna geh tos SMP kelas tilu, titah ngedot, dipasihan minyak telon bisi ku reungit, gera di ibakan dipasihan bedak kodomo, nu bener wae atuh. Tuh Tah gera piraku nu kieu, NU rada Nyeni wae sa eutik atuh, mere-mere samak atuh. (Pampers tapi anaknya juga sudah kelas 3 SMP disuruh ngedot, diberikan minyak telon khawatir digigit nyamuk, cepat dimandi kan diberikan bedak komodo yang bener aja. Masa seperti ini, yang sedikit pantas harusnya, minimal ngasih karpet),” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak berniat merendahkan pemerintah, namun menyayangkan ketidaktepatan bantuan yang diberikan.
“Gusti nu Agung, lain maido kana pamaréntah, tapi kabina-bina teuing. Korban katimpa tangkal kadu, alat-alat orok ieu mah siga rek mere ka budak anu kakara lahiran. Wasalam,” lanjutnya.
Unggahan tersebut langsung mendapat beragam komentar dari netizen.
Banyak yang menertawakan isi bantuan, namun tak sedikit juga yang menyayangkan kejadian itu.
“Aya wae gebrakan na teh nyah,” kata @heyybenn_.
“Ges tenyarambung pemerintah Pandeglang mah ampun,” tulis @guaaasiapaa.
Sementara, Kepala Dinsos Pandeglang, Wawan Setiawan, menyampaikan soal viralnya bantuan peralatan bayi yang diberikan kepada korban rumah tertimpa pohon di Kelurahan Cilaja. Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan hanya peralatan bayi.
Lanjut Wawan, pihaknya telah turun langsung ke lokasi bersama jajaran, Camat Majasari, Lurah Cilaja, dan pendamping TKSK sesuai arahan Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani.
“Dalam kunjungan itu, kami berbincang langsung dengan keluarga penerima bantuan. Dinsos sebelumnya telah memberikan paket sembako, bantuan sandang seperti selimut, kasur lipat, terpal untuk penutup rumah yang bocor, serta satu paket kids ware berisi 19 item, salah satunya memang peralatan bayi,” ujarnya.
Wawan menegaskan, informasi yang menyebut bantuan hanya berupa peralatan bayi tidak benar.
“Hasil klarifikasi dengan keluarga tersebut, tidak benar bahwa bantuan dari Dinsos hanya untuk bayi,” tambahnya.
Editor: Agus Priwandono












