PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua DPRD Pandeglang, Tb Agus Khotibul Umam, mengimbau masyarakat agar waspada terhadap aksi penipuan yang mengatasnamakan dirinya. Nama Agus dicatut dalam modus penipuan berkedok jual beli alat berat.
Agus mengungkapkan, ada oknum tak bertanggung jawab yang mencatut namanya untuk menipu sejumlah orang. Salah satu korban bahkan disebut telah mentransfer uang hingga Rp180 juta kepada pelaku yang menggunakan nama “Defrianto”.
“Pelaku menelpon korban dan berpura-pura telah mentransfer uang pembelian alat berat. Saya tegaskan, itu murni penipuan. Saya tidak pernah melakukan transaksi semacam itu,” kata Agus saat dihubungi, Minggu 1 Juni 2025
Menurutnya, bukti transfer tersebut kini sudah beredar dan sempat ia unggah sebagai peringatan di status WhatsApp pribadinya.
“Saya sudah menginformasikan lewat status WhatsApp bahwa itu penipuan. Nama saya dicatut, dan saya pastikan tidak ada hubungan dengan transaksi apa pun,” tegasnya.
Agus juga menyebut ada korban lain yang hampir tertipu. Salah satu di antaranya sempat ditawari kerja sama bisnis dan diminta mengirim uang sebesar Rp9 juta.
“Korban itu kenal nama saya, tapi tidak punya nomor pribadi saya. Akhirnya dia transfer uang ke pelaku,” ucap Agus.
“Untungnya ada juga yang kenal saya dan punya nomor asli, jadi mereka langsung curiga dan tidak percaya. Saya minta masyarakat lebih hati-hati,” tambahnya.
Agus mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya jika ada pihak yang mengaku sebagai dirinya dan mengajak berbisnis, apalagi sampai meminta transfer uang.
“Kalau ada yang mencatut nama saya, segera klarifikasi. Jangan langsung percaya. Ini murni penipuan,” ujarnya.
Tb Agus Khotibul Umam, kembali mengingatkan masyarakat agar tak mudah terbuai dengan ajakan kerja sama bisnis dari pihak yang mengatasnamakan dirinya. Hal ini menyusul adanya modus penipuan yang mencatut namanya untuk membeli alat berat.
“Saya kasihan kepada masyarakat yang sudah menjadi korban penipuan itu. Maka saya akan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengusut modus penipuan ini,” terangnya.
Agus juga menunjukkan bukti percakapan antara korban dan pelaku yang menggunakan aplikasi WhatsApp. Dalam tangkapan layar tersebut, nomor pelaku bahkan menggunakan foto profil bergambar wajah dirinya.
“Nama saya dicatut, foto saya juga dipakai. Jadi saya minta masyarakat hati-hati. Jangan mudah percaya dengan ajakan bisnis dari orang yang tidak jelas,” tegasnya.
Sebelumnya, Agus mengungkapkan adanya korban yang tertipu hingga mentransfer uang Rp180 juta ke rekening pelaku. Bahkan, ada korban lain yang sempat mengirim uang Rp9 juta karena percaya pada pelaku yang menyebut-nyebut nama dirinya.
“Bagi yang mengenal saya dan punya nomor saya, pasti langsung curiga. Tapi yang tidak kenal dekat, jadi korban,” ucapnya.
Agus menegaskan, dirinya tidak pernah menawarkan kerja sama bisnis dalam bentuk apa pun, apalagi meminta transfer uang.
Editor: Bayu Mulyana












