KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Apindo Banten, Tomy Rahmatullah menegaskan jika investasi di Banten tidak tumbuh, jangan harap lapangan kerja melimpah. Apalagi, lulusan sekolah dan universitas setiap tahun terus bertambah, sementara dunia usaha belum tentu berkembang seiring.
“Tanpa investasi, tidak akan tercipta peluang kerja. Sebanyak apa pun lulusan dari sekolah maupun universitas, tidak akan terserap jika dunia usaha tidak tumbuh,” kata Tomy usai acara pengukuhan kepengurusan Apindo Banten periode 2024–2029 di Pakons Prime Hotel, Kota Tangerang, Selasa, 3 Juni 2025.
Tomy menegaskan, Apindo tidak mau hanya jadi organisasi yang sibuk bicara rencana. Ia memastikan seluruh pengurus siap turun ke lapangan, bekerja nyata, bukan sekadar hadir di forum-forum seremonial.
“Kami percaya bahwa yang terpenting bukan sekadar wacana atau rencana di atas kertas, tetapi tindakan nyata di lapangan. Bersama seluruh tim, kami siap bekerja, bergerak, dan memastikan setiap langkah membawa hasil,” ujarnya mantap.
Menurut Tomy, membangun lapangan kerja bukan tugas satu pihak. Butuh kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan serikat pekerja untuk menciptakan ekosistem usaha yang kondusif.
“Kami menyadari pentingnya terus memperbaiki dan memperkuat hubungan kerja, serta menciptakan iklim investasi yang sehat. Dengan demikian, penciptaan lapangan pekerjaan di Banten dapat berjalan optimal,” jelasnya.
Ketua Umum Apindo, Shinta Kamdani, juga hadir memberikan arahan. Ia mengajak seluruh pengurus Apindo Banten untuk tidak hanya merangkul kalangan pengusaha besar, tapi juga UMKM dan semua pelaku usaha di berbagai sektor.
“Kedepankan terus kolaborasi sebagai kekuatan utama. Mari kita bersama-sama membangun Banten yang lebih kuat, lebih maju, dan lebih sejahtera,” tegas Shinta.
Ia juga mendorong Apindo Banten untuk aktif menjalin sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, DPRD, serikat pekerja, hingga masyarakat.
Editor : Merwanda











