TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Masalah banjir yang tak kunjung usai di Kota Tangerang Selatan mendapat sorotan serius dari DPRD setempat. Anggota DPRD Tangsel, Ferdiansyah, mengusulkan empat solusi konkret yang harus segera diterapkan Pemkot Tangsel untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi, terutama di wilayah permukiman.
Ferdiansyah menilai penanganan banjir selama ini belum maksimal dan perlu evaluasi menyeluruh. Ia menekankan bahwa penanggulangan banjir tak bisa dilakukan secara terpisah, melainkan harus simultan dan terintegrasi.
“Setidaknya ada tiga hal yang perlu diseriusi dan dicarikan solusi oleh Pemkot Tangsel, baik untuk jangka pendek, menengah, maupun panjang. Tiga hal tersebut di antaranya adalah permasalahan banjir, sampah, dan kemacetan,” ujar Ferdi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 3 Juni 2025.
DPRD mencatat, pekan lalu terjadi genangan di 16 titik banjir yang mayoritas berada di kawasan perumahan di berbagai kecamatan.
Menanggapi kondisi itu, Ferdiansyah menawarkan empat langkah strategis:
1. Penataan drainase atau saluran air agar lebih baik dan saling terkoneksi.
2. Pembuatan daerah resapan atau penampungan air di kawasan permukiman/perumahan.
3. Penataan ulang dan penertiban daerah aliran sungai, yang kini banyak menyempit dan bahkan dibangun di atasnya.
4. Inspeksi langsung ke lokasi-lokasi banjir, khususnya permukiman yang terdampak, untuk mengidentifikasi persoalan dan mengevaluasi persyaratan pengembangan area perumahan atau klaster.
Menurut Ferdi, apa yang sudah dilakukan Pemkot Tangsel selama ini sudah mengarah ke solusi, namun masih belum maksimal. Banyak faktor yang menyebabkan penanganan banjir terasa stagnan.
“Maka dari itu, Pemkot Tangsel harus dapat berkoordinasi dengan semua pihak agar masalah banjir ini dapat teratasi secara bertahap. Selain itu, keberpihakan anggaran sebagai prioritas untuk penanganan banjir menjadi sangat penting,” tegas kader PSI tersebut.
Editor: Merwanda











