SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pertanian (Distan) Banten memastikan bahwa hewan kurban yang diperjualbelikan di Provinsi Banten ini bebas dari penyakit menular.
Kepala Distan Banten Agus M Tauchid mengatakan, pihaknya sudah sendari jauh hari melakukan pengawasan hewan kurban di lapak-lapak maupun peternakan di Banten. Bahkan, pihaknya juga telah melakukan penggetatan terhadap distribusi hewan kurban dari luar daerah.
“Berdasarkan hasil pantauan kami, tidak ditemukannya hewan kurban yang terjangki penyakit menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun penyakit lainnya,”kata Agus Tauchid, Kamis 5 Juni 2025.
Agus mengatakan, pihaknya hanya menemukan beberapa hewan yang mengalami sakit ringan, seperti stress efek dari perjalanan.
“Ada pun suspek kita temukan 27 sapi di kota Serang, 17 diantaranya sudah dinyatakan sembuh, dan 10 lainnya sedang menunggu hasil pemeriksaan,”kata Agus.
Dikatakannya, masyarakat tidak perlu khawatir untuk membeli hewan kurban di Banten. Sebab, pihaknya sudah melakukan pengawasan dengan menerjunkan tim kesehatan hewan ke setiap lapak pedagang hewan kurban guna memastikan kurban yang diperjualbelikan dalam konsisi aman, sehat, utuh, dan halal alias asuh.
“Jika ditemukan hewan yang dalam keadaan tidak sehat, kita sudah meminta pedagang untuk tidak memperjualbelikannya,”ungkapnya.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet Distan Banten drh. Ari Mardiana mengimbau kepada warga Banten untuk memastikan kembali hewan kurban yang hendak disembelih pada besok hari yakni pada Idul Adha dalam keadaan sehat.
“Mohon diperhatikan juga bahwa proses penyembelihan harus memerhatikan aspek kesehatan hewan, kebersihan lokasi dan penanganan limbah yang benar,”imbaunya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi











