CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon berhasil memadamkan kebakaran ilalang di belakang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon, Selasa 14 Juli 2026 malam.
Proses pemadaman dilakukan secara manual lantaran medan yang curam membuat kendaraan pemadam tidak dapat menjangkau titik api.
Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 19.34 WIB dari seorang warga bernama Edi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, DPKP Kota Cilegon menerjunkan dua unit pompa dari Mako Damkar menuju lokasi.
Kepala DPKP Kota Cilegon, Agus Ubaidillah, mengatakan luas lahan ilalang yang terbakar diperkirakan mencapai dua hingga tiga hektare.
Kondisi lokasi yang berada tepat di bawah tembok lapas menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman.
“Luasan lahannya sekitar dua sampai tiga hektare. Pemadaman kami lakukan secara manual dengan dikepak,” ujar Agus Rabu 15 Juli 2026.
Ia menjelaskan, titik kebakaran berada sekitar 10 meter di bawah area Lapas Cilegon.
Karena kontur lahan yang curam, petugas harus turun menggunakan tangga untuk mencapai titik api.
“Dari area lapas ketinggiannya kurang lebih 10 meter. Mobil atau unit pemadam tidak bisa masuk karena lokasinya terlalu tinggi, sehingga petugas turun menggunakan tangga,” katanya.
Menurut Agus, posisi api yang berada tepat di bawah tembok lapas sempat membuat petugas jaga khawatir kobaran api akan merembet ke area yang lebih dekat dengan bangunan lapas.
“Lokasinya persis di bawah tembok lapas. Penjaga malam sempat khawatir api merembet, sehingga kami bergerak cepat melakukan pemadaman,” ungkapnya.
Petugas berjibaku memadamkan api selama kurang lebih dua jam hingga kobaran berhasil dikendalikan.
Hingga proses pemadaman selesai, tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat peristiwa tersebut.
Editor: Abdul Rozak











