CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pisang bukan cuma buah yang lezat dan mudah didapat, tapi ternyata juga berpotensi menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Temuan ini diungkap dalam studi literatur oleh Kostradinov Rizky Pratama, mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Kolesterol tinggi diketahui sebagai salah satu pemicu utama penyakit jantung dan stroke. Menurut laporan Pratama, konsumsi pisang segar secara rutin bisa menjadi bagian dari pola makan sehat untuk mengendalikan kadar kolesterol.
“Pisang mengandung serat larut seperti pektin yang bisa mengikat kolesterol di usus dan menghambat penyerapannya ke dalam darah,” tulis Pratama dalam jurnalnya.
Diketahui, kolesterol jahat atau LDL (Low-Density Lipoprotein) menjadi biang keladi penyumbatan pembuluh darah. Jika tak dikendalikan, kondisi ini bisa menyebabkan serangan jantung dan stroke mendadak. Selain serat, pisang juga mengandung kalium, vitamin C, dan vitamin B6 yang mendukung kesehatan jantung.
Selain itu, pisang bebas kolesterol dan rendah lemak jenuh, membuatnya ideal sebagai pengganti camilan tinggi kolesterol. Bahkan, pisang juga bisa digunakan sebagai pemanis alami dalam makanan, sehingga bisa membantu menghindari penggunaan gula buatan yang berkontribusi terhadap peningkatan kolesterol.
“Buah ini bisa dikombinasikan dengan makanan lain seperti oatmeal, kacang-kacangan, dan alpukat untuk hasil maksimal,” tulisnya lagi.
Namun begitu, Pratama tetap menekankan pentingnya pola makan seimbang dan gaya hidup sehat secara keseluruhan. Sebab, kolesterol tinggi tidak hanya dipengaruhi makanan, tetapi juga faktor genetik, stres, hingga kurangnya aktivitas fisik.
“Masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan mekanisme kerja pisang dalam menurunkan kolesterol,” tutupnya.
Temuan ini membuka peluang untuk menjadikan pisang sebagai bagian dari solusi alami dan terjangkau dalam mengatasi masalah kolesterol yang kini banyak dihadapi masyarakat Indonesia, terutama kelompok usia produktif.
Editor: Abdul Rozak











