LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Kemarau yang tengah berlangsung dapat berdampak terhadap produksi tanaman pangan di Kabupaten Lebak. Dimana, saat ini petani tengah memasuki musim tanam (MT).
Dinas Pertanian (Distan) Lebak telah melakukan berbagai langkah-langkah operasional strategis dalam upaya mengantisipasi ancam kekeringan. Salah satu upaya yang dilakukan Distan Lebak rutin melakukan pengamatan dan pemeriksaan terhadap tanaman padi. Sehingga, bila ada serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) bisa langsung ditangani.
“Menindaklanjuti surat edaran dari Distan Provinsi Banten tentang kewaspadaan musim kemarau dalam pengamanan produksi tanaman pangan kami melakukan monitoring dan melakukan gerakan pengendalian OPT,” kata Kepala Distan Lebak Rahmat, Sabtu 7 Juni 2025.
Dia mengatakan, telah memerintahkan petugas penyuluh pertanian, untuk turun ke lokasi persawahan yang telah ditanami padi.
“Saat ini petani di Lebak sudah mulai melakukan masa penanaman padi. Para petugas pengamat hama terus melakukan pengamatan di sawah petani. Saat ini rata-rata usia tanam padi dibawah 30 hari,” jelasnya.
Kabid Produksi Distan Kabupaten Lebak Deni Iskandar, menambahkan, sebenarnya umumnya petani di Lebak telah tahu terhadap ancaman serangan OPT selama Musim Tanam (MT) ke dua t
“Sebagian besar petani yang saat ini tengah melakukan penanaman benar-benar memerhatikan OPT,” ujarnya.
Editor: Abdul Rozak











