slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Sosial Budaya

Bubur Suro: Harmoni Budaya Jawa, Sunda, dan Nilai Islam dalam Rasa Syukur dan Harapan

Agus Priwandono by Agus Priwandono
28-06-2025 13:00:11
in Sosial Budaya, Umum
Bubur Suro: Harmoni Budaya Jawa, Sunda, dan Nilai Islam dalam Rasa Syukur dan Harapan

Bubur Suro atau bubur Sura, tradisi umat Islam Jawa dan Sunda menyambut 1 Muharam dan 10 Muharam.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

RADARBANTEN.CO.ID – Bulan Muharam menandai awal tahun dalam kalender Islam, dan di seluruh Nusantara, umat Muslim menyambutnya dengan beragam tradisi yang kaya makna. 

Dari pawai obor sederhana hingga ritual yang lebih besar seperti Grebeg Suro di Jawa atau Tabuik di Pariaman, semua adalah bentuk perayaan. 

Baca Juga :

BPOM Banten Uji Keamanan Bubur Suro di Pandeglang, Ini Hasilnya 

Bubur Suro, Benarkah Diambil dari Kisah Nabi Nuh?

Bubur Asyuro Bukan Sekadar Tradisi, Ini Pesan Penting Bupati Serang di Festival Curuggoong

Wabup Pandeglang Meriahkan Festival Bubur Suro 2025

Khusus pada tanggal 10 Muharam, umat Islam di Indonesia biasanya berpuasa, bersedekah, dan menyantuni anak yatim.

Bagi masyarakat Jawa dan Sunda, ada satu lagi tradisi khas yang melekat erat dengan datangnya bulan Muharam: Bubur Suro.

Masyarakat Jawa membuat, menyajikan, dan menyantap bubur Suro pada malam 1 Suro dalam kalender Jawa (bertepatan dengan 1 Muharam Hijriah) dan juga pada 10 Suro (10 Muharam Hijriah). Tradisi serupa juga ditemukan di kalangan masyarakat Sunda, terutama di Cirebon dan Sumedang, yang menyebutnya Bubur Sura.

Bukan Sekadar Hidangan Biasa

Bubur Suro, yang terbuat dari tujuh jenis biji-bijian seperti beras dan aneka kacang, bukanlah sesajen klenik. Hidangan ini berfungsi sebagai uba rampe atau sarana untuk memaknai datangnya 1 Suro/1 Muharam dan 10 Suro/10 Muharam.

Menurut informasi dari Indonesia.go.id, tradisi bubur Suro diyakini muncul sejak masa Sultan Agung Anyakrakusuma bertahta di Mataram. Keyakinan ini diperkuat oleh fakta bahwa Sultan Agung-lah yang menciptakan kalender Jawa, sebuah perpaduan antara kalender Saka dan Hijriah.

Secara turun-temurun, umat Muslim Jawa memaknai tradisi bubur Suro sebagai bentuk rasa syukur atas berkah dan rezeki yang telah diterima, yang diekspresikan melalui sedekah. Bubur Suro juga melambangkan doa dan harapan.

Dalam tradisi Jawa, bubur Suro disajikan dan disantap bersama pada malam 1 Suro. Begitu pula pada 10 Suro, bubur ini kerap dibagikan kepada orang terdekat, termasuk kepada umat Muslim yang berpuasa sebagai menu buka puasa.

Makna Tersembunyi di Balik Tujuh Biji-bijian

Simbolisme doa dan harapan pada bubur Suro tergambar jelas pada tujuh jenis biji-bijian yang menjadi komposisinya. Tujuh jenis biji-bijian ini melambangkan tujuh hari dalam sepekan. Dengan menyantap bubur Suro, diharapkan keberkahan dan kelancaran rezeki akan menyertai setiap hari.

Masyarakat Sunda di Kampung Cibulakan, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, juga memaknai bubur Sura dengan cara serupa. Melalui tradisi ini, masyarakat Cibulakan tidak hanya bangga meneruskan warisan leluhur mereka, tetapi juga bersyukur atas hasil pertanian yang mereka dapatkan.

Akulturasi Budaya dan Jejak Kisah Nabi Nuh AS

Dalam sejumlah kitab klasik, bubur Suro disebut sebagai bentuk akulturasi budaya Jawa dan Sunda dengan ajaran Islam. Penamaan “Suro” sendiri, seperti dikutip dari NU Online, diambil dari kata “Asyuro”, yang merujuk pada hari ke-10 bulan Muharam. Inilah mengapa sebagian umat Muslim juga melaksanakan tradisi bubur Suro pada 10 Suro atau 10 Muharam.

Jika ditelusuri lebih jauh, tradisi bubur Suro memiliki kemiripan dengan kisah Nabi Nuh AS dan kaumnya. Kitab klasik I’anah Thalibin karya Abu Bakr Syata al-Dimyati menyebutkan bahwa setelah banjir besar surut, ketika Nabi Nuh AS dan kaumnya berlabuh, perbekalan mereka telah habis dan mereka kelaparan. Nabi Nuh AS kemudian memerintahkan kaumnya untuk mengumpulkan sisa makanan yang ada. Terkumpul lah tujuh macam biji-bijian seperti gandum, adas, kacang, dan himmash. Peristiwa ini terjadi pada hari Asyuro.

Senada, dalam kitab Badai’ al-Zuhur karya Shaikh Muhammad bin Ahmad bin Iyas al-Hanafy, disebutkan bahwa ketika Nabi Nuh AS dan kaumnya berlabuh setelah banjir, hal itu terjadi pada hari Asyuro. Nabi Nuh AS memerintahkan kaumnya dan seluruh binatang yang ikut di bahtera untuk berpuasa sebagai bentuk rasa syukur. Nabi Nuh AS lalu mengumpulkan sisa perbekalan dan mendapatkan tujuh jenis biji-bijian yang kemudian disatukan dan dimasak untuk menu buka puasa pada 10 Muharam.

Editor: Aas Arbi 

Tags: 1 muharam1 Suro10 MuharamAkulturasi BudayaBubur Surabubur suroMakna Bubur SuroSejarah Bubur SuroTahun Baru IslamTradisi Nusantara
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Dinsos Pandeglang Beralih ke DTSN, Perkuat Validasi Data Warga Rentan

Next Post

Peringati Tahun Baru Islam, Ribuan Warga Kampung Genteng Lebak Gelar Seren Taun dan Doa Bersama

Related Posts

BPOM Banten Uji Keamanan Bubur Suro di Pandeglang, Ini Hasilnya 
Utama

BPOM Banten Uji Keamanan Bubur Suro di Pandeglang, Ini Hasilnya 

by Moch. Madani Prasetia
Senin, 7 Juli 2025 12:25

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Banten melakukan uji sampel terhadap bahan-bahan pembuatan bubur suro dalam...

Read moreDetails

Bubur Suro, Benarkah Diambil dari Kisah Nabi Nuh?

Bubur Asyuro Bukan Sekadar Tradisi, Ini Pesan Penting Bupati Serang di Festival Curuggoong

Wabup Pandeglang Meriahkan Festival Bubur Suro 2025

Gunakan Kebaya Jadul, Warga Antusias Sambut Festival Bubur Suro 2025 di Pandeglang

Muharram Culture Fest Dibuka dengan Mace Syech, Ini Penjelasan Ritual Tersebut

Peringati Tahun Baru Islam, Ribuan Warga Kampung Genteng Lebak Gelar Seren Taun dan Doa Bersama

Puasa di Bulan Muharam, Jadwal dan Keutamaan Berdasarkan Hadis

Muharam Momentum Introspeksi

Semangat Hijrah, Momentum Transformasi Menuju Peradaban Unggul

Next Post
Peringati Tahun Baru Islam, Ribuan Warga Kampung Genteng Lebak Gelar Seren Taun dan Doa Bersama

Peringati Tahun Baru Islam, Ribuan Warga Kampung Genteng Lebak Gelar Seren Taun dan Doa Bersama

ITB Gandeng PIK 2 Bangun Kampus di Tangerang

ITB Gandeng PIK 2 Bangun Kampus di Tangerang

Terkait Memo dan Fotonya Menitip Siswa di SPMB, Wakil Ketua DPRD Banten Budi Prajogo Angkat Bicara

Terkait Memo dan Fotonya Menitip Siswa di SPMB, Wakil Ketua DPRD Banten Budi Prajogo Angkat Bicara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Media Center DPRD Kabupaten Tangerang Potong Hewan Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 15:02

Golkar Cilegon Sembelih 6 Sapi dan 2 Kambing Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 14:20

Situ Cihuni Kini Lebih Tertata, Jadi Destinasi Favorit Baru Warga di Pagedangan

Kamis, 28 Mei 2026 14:18

Sembelih 12 Ekor Sapi Kurban, BPN Banten Bagikan Ribuan Paket Daging untuk Warga

Kamis, 28 Mei 2026 13:28

Kebanyakan Makan Sate dan Gulai Saat Iduladha? Ini Makanan Penetralisir Kolesterol yang Disarankan Ahli

Kamis, 28 Mei 2026 13:18

Sengketa Aset Pemkot Serang dan Pemkab Serang Berpotensi Dibawa ke DPOD

Kamis, 28 Mei 2026 13:00

Media Center DPRD Kabupaten Tangerang Potong Hewan Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 15:02

Golkar Cilegon Sembelih 6 Sapi dan 2 Kambing Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 14:20

Situ Cihuni Kini Lebih Tertata, Jadi Destinasi Favorit Baru Warga di Pagedangan

Kamis, 28 Mei 2026 14:18

Sembelih 12 Ekor Sapi Kurban, BPN Banten Bagikan Ribuan Paket Daging untuk Warga

Kamis, 28 Mei 2026 13:28

Kebanyakan Makan Sate dan Gulai Saat Iduladha? Ini Makanan Penetralisir Kolesterol yang Disarankan Ahli

Kamis, 28 Mei 2026 13:18

Sengketa Aset Pemkot Serang dan Pemkab Serang Berpotensi Dibawa ke DPOD

Kamis, 28 Mei 2026 13:00

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Media Center DPRD Kabupaten Tangerang Potong Hewan Kurban

by Mulyadi
Kamis, 28 Mei 2026 15:02

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Media Center DPRD Kabupaten Tangerang melaksanakan pemotongan hewan kurban berupa sapi dan kambing dalam rangka perayaan...

Golkar Cilegon Sembelih 6 Sapi dan 2 Kambing Kurban

by Adam Fadillah
Kamis, 28 Mei 2026 14:20

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – DPD Partai Golkar Kota Cilegon menyembelih enam ekor sapi dan dua ekor kambing kurban pada momentum Hari...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak