• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Dinkes Klaim Kasus DBD di Pandeglang Menurun, Baru 141 Kasus dalam 6 Bulan

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
Kamis, 3 Juli 2025 19:09
in Berita Utama, Kesehatan, Pandeglang
Dinkes Klaim Kasus DBD di Pandeglang Menurun, Baru 141 Kasus dalam 6 Bulan

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang, Dian Handayani/Moch Madani Prasetia

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang mengklaim kasus penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) mengalami tren penurunan di tahun 2025 ini, ketimbang tahun sebelumnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang, Dian Handayani mengatakan bahwa tren kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Pandeglang tahun ini masih relatif aman.

RelatedPosts

penyertaan modal Jamkrida Banten

DPRD Banten Bedah Usulan Modal Jamkrida, Kepentingan Rakyat Jadi Ukuran

Sabtu, 24 Oktober 2026 14:43
direksi BUMD Banten

Dimyati Peringatkan Direksi BUMD Banten: Kerja Tak Benar, Cukup Satu Tahun

Sabtu, 24 Oktober 2026 14:40
hibah ABM Banten

Pemprov Banten Tahan Hibah Rp42 Miliar untuk ABM, Tunggu Rencana Kerja Baru

Sabtu, 24 Oktober 2026 14:35
asal-usul Cipondoh

Menguak Asal-usul Nama Cipondoh Tangerang, Berawal dari Rawa Seluas 170 Hektare

Sabtu, 24 Oktober 2026 12:30

“Kalau berdasarkan data laporan dari Puskesmas, untuk Januari ada 30 kasus, Februari 21 kasus, Maret 12 kasus, April 23 kasus, Mei 35 kasus, dan Juni 20 kasus. Totalnya 141 kasus selama enam bulan,” ungkapnya, Kamis 3 Juli 2025.

Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan enam bulan pertama tahun 2024 yang mencatat sekitar 600 kasus dari total 1.220 kasus sepanjang tahun.

“Alhamdulillah tahun ini relatif lebih aman. Mudah-mudahan di musim pancaroba ini tidak terjadi lonjakan kasus,” harapnya.

Dijelaskannya, dari seluruh kecamatan di Pandeglang, Kecamatan Labuan tercatat sebagai penyumbang kasus DBD tertinggi tahun ini.

“Labuan masih tertinggi, ada 26 kasus selama enam bulan. Mungkin karena jumlah penduduknya juga cukup banyak,” ucapnya.

Dinkes Pandeglang juga menegaskan bahwa langkah-langkah preventif dan promotif terus digencarkan melalui puskesmas dan kader kesehatan di masyarakat.

“Kita terus galakkan 3M Plus, termasuk gerakan satu rumah satu jentik. Ini penting agar masyarakat bisa memantau kondisi lingkungan sekitar setiap minggu,” jelasnya.

Lanjut Dian, sementara itu, program pemberantasan sarang nyamuk (PSN) juga terus dilakukan, meskipun hingga kini belum ada permintaan untuk melakukan fogging secara massal.

“Alat fogging tersedia di tiap puskesmas. Tapi sampai saat ini belum ada permintaan karena memang belum ada lonjakan kasus yang signifikan,” tambahnya.

Kabar baiknya, hingga pertengahan 2025, belum ada laporan kematian akibat DBD di Pandeglang.

“Tahun ini belum ada dan jangan sampai ada. Kami berharap masyarakat terus aktif menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap gejala awal DBD.

“Biasanya demam tinggi dan tidak turun dalam tiga hari. Kalau begitu, sebaiknya langsung periksa darah. Karena gejalanya bisa mirip dengan penyakit lain seperti tipus,” jelasnya.

Dinkes memastikan stok alat deteksi seperti stik DBD dan reagen masih tersedia, termasuk obat-obatan pendukung untuk mengatasi gejala.

“Obatnya bukan untuk virusnya langsung, tapi untuk menjaga kondisi tubuh agar tidak dehidrasi dan mengurangi gejala seperti nyeri dan demam,” pungkasnya.

Reporter: Moch Madani Prasetia

Editor: Agung S Pambudi

Tags: bahaya DBDBantenCiri-ciri DBDDBD MenurunDinkes Pandeglangkabupaten pandeglangKasus DBDNyamuk mematikanPemkab PandeglangPenyebaran DBD
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

367 Orang Kena Penyakit DBD di Lebak, Paling Banyak Warga Rangkasbitung

Next Post

Hendak Pulang ke Tanah Air, Jemaah Haji Asal Lebak Meninggal Dunia di Pesawat

Next Post
Hendak Pulang ke Tanah Air, Jemaah Haji Asal Lebak Meninggal Dunia di Pesawat

Hendak Pulang ke Tanah Air, Jemaah Haji Asal Lebak Meninggal Dunia di Pesawat

Gaji PPPK Berpotensi Ditanggung Pusat, APBD Banten Bisa Hemat Hampir Rp1 Triliun

Gaji PPPK Berpotensi Ditanggung Pusat, APBD Banten Bisa Hemat Hampir Rp1 Triliun

Jumat, 23 Oktober 2026 07:46
Pencurian mobil losbak di Serang

Curi Mobil Losbak di Unyur, Kernet Truk Ditangkap di Lampung

Jumat, 23 Oktober 2026 17:15
Pengembalian kerugian negara kasus korupsi LKM Pandeglang

Kejari Pandeglang Kembalikan Rp264 Juta Uang Korupsi LKM, Pengelola Keuangan Daerah Diingatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 17:12
Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Selasa, 17 Maret 2026 13:21
semi final prancis open 2026

Hasil Prancis Open 2026: Empat Wakil Indonesia Melaju ke Semi Final

Sabtu, 24 Oktober 2026 12:17
Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Selasa, 17 Maret 2026 13:25
Jay Idzes Pulih dari Cedera, Siap Bela Sassuolo dan Timnas Indonesia

Jay Idzes Pulih dari Cedera, Siap Bela Sassuolo dan Timnas Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 10:29

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kapolres Cilegon Andika Adi Pradana

Kapolres Cilegon Andika Adi Pradana Prioritaskan Pemberantasan Judol dan Narkoba

by Adam Fadillah
Sabtu, 24 Oktober 2026 16:37
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Kapolres Cilegon AKBP Andika Adi Pradana menyebut pemberantasan judi online (judol) dan peredaran narkotika sebagai prioritas penegakan...

Gugatan Kadin Cilegon Terhadap Kadin Banten

Digugat ke PN Serang, Sahruji Minta Kadin Banten Cabut Pembekuan Kadin Cilegon

by Adam Fadillah
Sabtu, 24 Oktober 2026 16:34
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cilegon, Sahruji, meminta Kadin Provinsi Banten mencabut keputusan pembekuan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.