LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – DPRD Kabupaten Lebak mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak benar-benar selektif dan dapat menempatkan pejabat sesuai dengan kualifikasi keilmuan yang dikuasi dan transparan dalam proses lelang jabatan atau open bidding eselon II.
Pemkab Lebak berencana menggelar open bidding 8 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) pratama atau eselon II di lingkungan Lemkab Lebak Agustus 2025 mendatang.
Ke delapan jabatan itu masing-masing Dinas Kesehatan Lebak (Dinkes), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Dinas Koperasi dan UKM.
Ada juga Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPA2KBP3A), Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan serta Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik.
“Tentunya, Pemkab mudah-mudahan bisa menerapkan sistem meritokrasi dalam seleksi 8 pejabat eselon 2,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lebak Agil Zulfikar, Jumat 4 Juli 2025.
Selain itu, politisi Gerindra ini pun meminta agar para pejabat terpilih sesuai dengan bidang keahliannya. Khususnya di dinas teknis.
“Seperti Dinkes kan harus memenuhi kriteria, jangan yang tidak ahlinya. Maksudnya saya berharap yang terpilih melalui open bidding betul-betul sesuai kriteria yang diharapkan dalam memimpin OPD-nya. Kalau memang satu OPD sesuai keahlian kan bisa mengikuti ritme kerja ibu bupati yang gesit,” ujar mantan ketia DPRD Lebak ini.
Lantaran itu, sebut Agil Panitia seleksi mesti benar profesional dalam menjalankan tugasnya. Sehingga, open bidding yang tujuannya untuk menghasilkan kepala OPD yang cakap dapat terwujud sekaligus menjawab selentingan kalau open bidding digelar hanya seremoni semata lantaran telah mengantongi pejabat yang dijagokan.
“DPRD akan mengawal proses open bidding ini. Karena pentingnya kualitas seorang pejabat yang profesional, mempunyai kompetensi, dan kapasitas sehingga tercipta pemerintahan yang baik untuk melaksanakan tugas penting yang nantinya akan berdampak pada pelayanan masyarakat,” tukasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lebak Eka Prasetiawan, mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak akan menggelar open bidding delapan jabatan eselon II di lingkungan Pemkab Lebak pada Agustus 2025 mendatang.
“Iya, akan Open bidding. Insya allah, assesment dulu nanti di awal Agustus, nunggu jadwal dari BKN (Badan Kepegawaian Nasional),” katanya.
Sementara ditanya mengenai OPD (organisasi perangkat daerah) mana saja yang akan di open bidding, mantan Kabag Humas Pemkab Lebak ini menyatakan menunggu hasil assesment.
“Belum tau ke depalan jabatan eselon II mana saja yang akan di open bidding. Nanti setelah assesment dulu baru terlihat,” katanya.
Reporter: nurabidin
Editor: Agung S Pambudi











