KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Tangerang sejak Minggu sore 6 Juli 2025, mengakibatkan banjir di 14 titik yang tersebar di lima Kecamatan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengerahkan ratusan personel dan ratusan unit pompa air untuk mempercepat penanganan serta melakukan evakuasi terhadap warga terdampak.
Wilayah terparah tercatat berada di Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, dengan ketinggian air mencapai 120 sentimeter. Tim gabungan dari BPBD, Dinas PUPR, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan instansi lainnya segera diterjunkan untuk melakukan penyelamatan dan penyedotan air.
“Kami mencatat ada 14 titik genangan dan banjir. Ketinggian air bervariasi antara 20 cm hingga 120 cm. Petugas fokus melakukan evakuasi, terutama di wilayah Kunciran Indah,” ujar Plt Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, Senin 7 Juli 2025.
Mahdiar mengatakan, penanganan terus dilakukan secara terintegrasi agar seluruh wilayah kembali normal secepat mungkin.
Sementara itu Dinas PUPR mengoperasikan sekitar 300 unit pompa air yang tersebar di seluruh titik banjir, termasuk di Asrama Haji Cipondoh dan wilayah Karang Tengah, Pinang, serta Periuk. Sebanyak 135 petugas PUPR juga dikerahkan untuk memastikan proses pompanisasi berjalan optimal.
“Kami menargetkan genangan air bisa segera surut dengan percepatan pompanisasi, apalagi curah hujan diprediksi masih tinggi dalam beberapa hari ke depan,” tambah Kabid Operasional dan Pemeliharaan Dinas PUPR, Iwa Nursyamsu, Senin 7 Juli 2025.
Sementara itu, evakuasi warga dilakukan terhadap kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil. Dinas Sosial Kota Tangerang juga mendirikan posko pengungsian dan menyalurkan bantuan darurat berupa makanan siap saji serta perlengkapan kebutuhan dasar.
Kepala Dinsos Kota Tangerang, Mulyani, menyebutkan bahwa 250 nasi bungkus telah disalurkan ke wilayah Cipondoh dan Kunciran Indah. Selain itu, bantuan berupa kasur, selimut, perlengkapan anak dan keluarga, serta terpal juga sudah dikirim ke lokasi pengungsian.
Dinas Kesehatan turut mengaktifkan posko kesehatan di beberapa titik terdampak, guna memberikan layanan medis cepat bagi warga yang terdampak genangan maupun evakuasi.
Pemerintah Kota Tangerang mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan segera menghubungi call center darurat 112 jika membutuhkan bantuan.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Aditya











