PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Pemuda di Kampung Kaduhejo, Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang menggelar acara trabas Adventure Trail 2025 di Kaki Gunung Aseupan.
Acara trabas adventure trail dilakukan pada jalur baru yaitu jalur wisata Trail dengan melakukan kegiatan jelajah alas Gunung Aseupan (JAGA).
Jadi para raider trail akan berpetualang dengan menggunakan motor trail melewati jalur baru dengan medan yang menantang di Kaki Gunung Aseupan.
Adapun kegiatan trabas adventure trail digelar pada hari Sabtu, 12 Juli 2025. Dengan titik start melalui jalur wisata trail di Basecamp (BC) Via Kaduhejo tepatnya di Kampung Kaduhejo, Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang.
Ketua Pelaksana Trabas Adventure Trail Jelajah Alas Gunung Aseupan, Andri mengatakan, tema kegiatan Trail ini Baksos Pembangunan Mesjid.
“Jelajah alas Gunung Aseupan bersama para raider trail ini sengaja digelar sebagai ajang silaturahmi sesama komunitas pecinta motor trail. Dan juga baksos,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Jumat, 11 Juli 2025.
Baksos dalam kegiatan pada kali ini ditujukan untuk membantu masyarakat dalam pembangunan Masjid Jami Al-Amaliah. Jadi para raider selain bisa menyalurkan hobi sekaligus dapat memberikan amal ibadah.
“Kebetulan jalur wisata trail Jaga (Jelajah Alas Gunung Aseupan) ini masih perawan. Artinya masih baru pertama kali dibuat di kaki Gunung Aseupan yang medannya tentu sangat menantang,” katanya.
Medan jalur wisata trail, sangatlah bervariasi. Mulai dari jalur lumpur, bebatuan, tanjakan dan turunan yang sangat memacu adrenalin.
“Dan ada juga beberapa medan tanjakan untuk menguji skill para raider,” katanya.
Ketua pengelola pendakian wisata Gunung Aseupan BC Via Kaduhejo, Encuk Sukarna mengapresiasi, pemuda Kaduhejo yang memiliki inisiasi menyelenggarakan kegiatan trabas adventure trail.
“Kami tentu sangat setuju karena ini akan menjadi potensi wisata baru yang dapat medorong peningkatan ekonomi masyarakat. Saat ini saja, setelah dibuka jalur pendakian ramai pendaki Gunung Aseupan melalui Via Kaduhejo,” katanya.
Ramainya pendaki, tentu membawa berkah bagi warga setempat. Khususnya bagi mereka yang membuka warung jajanan.
“Penghasilannya jadi lumayan. Dan kalau ini sukses maka menjadikan Kampung Kaduhejo menjadi lebih ramai bukan hanya ramai dikunjungi wisatawan pendaki tapi para raider trail juga,” katanya.
Oleh karena itu, Ia sangat mendukung dibukanya jalur wisata trail menjelajah alas Gunung Aseupan.
“Apalagi ini dengan mengambil tema baksos pembangunan Masjid. Tentu sangat membantu untuk tambahan biaya pembangunan masjid,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











