slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

250 Ribu Peserta PBI di Banten Dinonaktifkan, PDIP: Warga Miskin Jangan Jadi Korban

Yusuf Permana by Yusuf Permana
14-07-2025 10:20:53
in Berita Utama, Kesehatan, Politik
250 Ribu Peserta PBI di Banten Dinonaktifkan, PDIP: Warga Miskin Jangan Jadi Korban

Anggota Komisi V DPRD Banten dari Fraksi PDIP, Yeremia Mendrofa.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banten menyoroti kebijakan penghapusan 256.958 peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi Banten. Mereka menilai, kebijakan ini tidak semestinya terjadi karena berpotensi merugikan warga kurang mampu.

Anggota Komisi V DPRD Banten dari Fraksi PDIP, Yeremia Mendrofa, menilai Pemerintah Provinsi Banten seharusnya berkoordinasi lebih awal dengan pemerintah pusat, terutama Kementerian Kesehatan dan Kementerian Sosial. Tujuannya agar data peserta yang dinonaktifkan benar-benar diverifikasi dan bukan berasal dari kalangan tidak mampu.

Baca Juga :

Bantuan Keuangan Parpol: Gerindra Terbesar, Perindo Terkecil

SPMB 2026, Komisi V DPRD Banten Soroti Gangguan Website dan Sosialisasi

Kesbangpol Lebak Salurkan Dana Hibah Parpol Rp2,7 Miliar

Sekda Deden Apriandhi: Pemprov Banten Lakukan Efisiensi Anggaran hingga Rp200 Miliar

 “Sebisa mungkin penonaktifan 250 ribu peserta itu jangan sampai terjadi, dengan menyandingkan data keluarga kurang mampu di Provinsi Banten,” ujar Yeremia, Minggu, 13 Juli 2025.

Ia menambahkan, saat ini masih banyak warga di Banten yang terpinggirkan dan belum terjangkau program Jaminan Kesehatan Nasional maupun Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Yeremia khawatir penonaktifan ini akan menimbulkan efek domino bagi masyarakat miskin.

 “Jangan sampai warga miskin menjadi korban. Sudah menjadi tanggung jawab pemerintah untuk hadir membantu mereka,” tegasnya.

Dia juga menyoroti potensi dampak kebijakan tersebut terhadap program Universal Health Coverage (UHC) di Banten. Menurutnya, penghapusan peserta PBI akan membebani keuangan daerah, terlebih di tengah kondisi berkurangnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) akibat pemotongan dari skema Opsen Pajak.

“Banyak program pusat yang selama ini dibiayai APBD. Karena itu, penghapusan peserta PBI ini bisa menambah beban fiskal daerah,” ungkapnya.

Sebagai solusi, Yeremia mendorong pemerintah kabupaten dan kota di Banten berperan aktif meng-cover warganya yang belum mendapat jaminan kesehatan. Saat ini pemda memiliki tambahan PAD dari Opsen Pajak, sehingga seharusnya mampu meningkatkan pelayanan kesehatan.

“Tidak ada salahnya jika daerah meningkatkan target pelayanan kesehatan, terutama untuk mempertahankan predikat UHC,” kata Yeremia.

Fraksi PDIP, lanjut Yeremia, akan terus mengawal kebijakan anggaran, terutama yang berdampak langsung pada kesejahteraan sosial masyarakat Banten.

“Prinsip yang kami dorong adalah keberpihakan anggaran pada rakyat miskin atau yang termarjinalkan, baik melalui pembukaan lapangan kerja, peningkatan ekonomi, maupun pemberian jaminan kesehatan,” jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Yeremia juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di empat rumah sakit milik Pemprov Banten. Ia berharap manajemen pelayanan rumah sakit dapat lebih profesional dan ramah terhadap masyarakat.

Editor: Mastur HudaSERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banten menyoroti kebijakan penghapusan 256.958 peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi Banten. Mereka menilai, kebijakan ini tidak semestinya terjadi karena berpotensi merugikan warga kurang mampu.

Anggota Komisi V DPRD Banten dari Fraksi PDIP, Yeremia Mendrofa, menilai Pemerintah Provinsi Banten seharusnya berkoordinasi lebih awal dengan pemerintah pusat, terutama Kementerian Kesehatan dan Kementerian Sosial. Tujuannya agar data peserta yang dinonaktifkan benar-benar diverifikasi dan bukan berasal dari kalangan tidak mampu.

 “Sebisa mungkin penonaktifan 250 ribu peserta itu jangan sampai terjadi, dengan menyandingkan data keluarga kurang mampu di Provinsi Banten,” ujar Yeremia, Minggu, 13 Juli 2025.

Ia menambahkan, saat ini masih banyak warga di Banten yang terpinggirkan dan belum terjangkau program Jaminan Kesehatan Nasional maupun Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Yeremia khawatir penonaktifan ini akan menimbulkan efek domino bagi masyarakat miskin.

 “Jangan sampai warga miskin menjadi korban. Sudah menjadi tanggung jawab pemerintah untuk hadir membantu mereka,” tegasnya.

Dia juga menyoroti potensi dampak kebijakan tersebut terhadap program Universal Health Coverage (UHC) di Banten. Menurutnya, penghapusan peserta PBI akan membebani keuangan daerah, terlebih di tengah kondisi berkurangnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) akibat pemotongan dari skema Opsen Pajak.

“Banyak program pusat yang selama ini dibiayai APBD. Karena itu, penghapusan peserta PBI ini bisa menambah beban fiskal daerah,” ungkapnya.

Sebagai solusi, Yeremia mendorong pemerintah kabupaten dan kota di Banten berperan aktif meng-cover warganya yang belum mendapat jaminan kesehatan. Saat ini pemda memiliki tambahan PAD dari Opsen Pajak, sehingga seharusnya mampu meningkatkan pelayanan kesehatan.

“Tidak ada salahnya jika daerah meningkatkan target pelayanan kesehatan, terutama untuk mempertahankan predikat UHC,” kata Yeremia.

Fraksi PDIP, lanjut Yeremia, akan terus mengawal kebijakan anggaran, terutama yang berdampak langsung pada kesejahteraan sosial masyarakat Banten.

“Prinsip yang kami dorong adalah keberpihakan anggaran pada rakyat miskin atau yang termarjinalkan, baik melalui pembukaan lapangan kerja, peningkatan ekonomi, maupun pemberian jaminan kesehatan,” jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Yeremia juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di empat rumah sakit milik Pemprov Banten. Ia berharap manajemen pelayanan rumah sakit dapat lebih profesional dan ramah terhadap masyarakat.

Editor: Mastur Huda

Tags: BansosBPJSDPRD BantenKesehatanPBIPDIPPemprov BantenUHCWarga MIskinYeremia Mendrofa
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Jual Beli Online Dalam Pandangan Islam: Boleh, Asal Sesuai Syariat

Next Post

Bupati Pandeglang Pantau Hari Pertama MPLS di Dua Sekolah

Related Posts

Bantuan Keuangan Parpol: Gerindra Terbesar, Perindo Terkecil
Lebak

Bantuan Keuangan Parpol: Gerindra Terbesar, Perindo Terkecil

by Nurabidin
Rabu, 15 April 2026 08:06

Wakil Ketua DPRD Lebak, M Agil Zulfikar, menyampaikan bantuan keuangan parpol.

Read moreDetails

SPMB 2026, Komisi V DPRD Banten Soroti Gangguan Website dan Sosialisasi

Kesbangpol Lebak Salurkan Dana Hibah Parpol Rp2,7 Miliar

Sekda Deden Apriandhi: Pemprov Banten Lakukan Efisiensi Anggaran hingga Rp200 Miliar

360 ASN Pemprov Banten Pensiun Tahun Ini

ASN WFH Tiap Hari Jumat, Dewan : Harus Tetap Produktif !

Banten Bidik Jadi Pemasok Pangan Jakarta, 21 Petani Milenial Dikirim Magang ke Jepang

Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten, Bupati Ratu Zakiyah Titip Pesan Soal Layanan

Ketua KTNA Banten Oong Syahroni: Magang ke Jepang Jadi Lompatan Besar SDM Petani Milenial

Wakili Indonesia, 21 Petani Milenial Asal Banten Berangkat Magang ke Jepang

Next Post
Bupati Pandeglang Pantau Hari Pertama MPLS di Dua Sekolah

Bupati Pandeglang Pantau Hari Pertama MPLS di Dua Sekolah

Hari Pertama MPLS, SDN Karaton 5 Terima Tiga Siswa Dari Sekolah Lain

Hari Pertama MPLS, SDN Karaton 5 Terima Tiga Siswa Dari Sekolah Lain

Final Piala Presiden, 10 Pemain Port FC Tumbangkan Oxford United

Final Piala Presiden, 10 Pemain Port FC Tumbangkan Oxford United

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Kabur Saat Akan Ditangkap, Bos Mafia Gas Tabrak Mobil Polisi di Lebak

Kabur Saat Akan Ditangkap, Bos Mafia Gas Tabrak Mobil Polisi di Lebak

Kamis, 16 April 2026 09:04
Polsek Cikande Jemput Sejoli yang Kabur Usai Diduga Dilarang Pacaran, Ditemukan di Bekasi

Polsek Cikande Jemput Sejoli yang Kabur Usai Diduga Dilarang Pacaran, Ditemukan di Bekasi

Kamis, 16 April 2026 08:36
Cek Kesiapan Personel dan Layanan Publik, Kapolres Serang Sidak Polsek Cikande

Cek Kesiapan Personel dan Layanan Publik, Kapolres Serang Sidak Polsek Cikande

Kamis, 16 April 2026 08:12
DPRD Minta Pemkab Lebak Tekan Angka Stunting

DPRD Minta Pemkab Lebak Tekan Angka Stunting

Kamis, 16 April 2026 08:10
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah.

Ini Pesan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah untuk Ahmad Yamin

Kamis, 16 April 2026 07:57
Anggota DPRD Kabupaten Serang Ahmad Yamin saat menerima ucapan selamat.

Ahmad Yamin Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang

Kamis, 16 April 2026 07:36
Kabur Saat Akan Ditangkap, Bos Mafia Gas Tabrak Mobil Polisi di Lebak

Kabur Saat Akan Ditangkap, Bos Mafia Gas Tabrak Mobil Polisi di Lebak

Kamis, 16 April 2026 09:04
Polsek Cikande Jemput Sejoli yang Kabur Usai Diduga Dilarang Pacaran, Ditemukan di Bekasi

Polsek Cikande Jemput Sejoli yang Kabur Usai Diduga Dilarang Pacaran, Ditemukan di Bekasi

Kamis, 16 April 2026 08:36
Cek Kesiapan Personel dan Layanan Publik, Kapolres Serang Sidak Polsek Cikande

Cek Kesiapan Personel dan Layanan Publik, Kapolres Serang Sidak Polsek Cikande

Kamis, 16 April 2026 08:12
DPRD Minta Pemkab Lebak Tekan Angka Stunting

DPRD Minta Pemkab Lebak Tekan Angka Stunting

Kamis, 16 April 2026 08:10
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah.

Ini Pesan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah untuk Ahmad Yamin

Kamis, 16 April 2026 07:57
Anggota DPRD Kabupaten Serang Ahmad Yamin saat menerima ucapan selamat.

Ahmad Yamin Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Serang

Kamis, 16 April 2026 07:36

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Petugas Haji Tangsel Diminta Lebih Tangguh dari Jemaah

Petugas Haji Tangsel Diminta Lebih Tangguh dari Jemaah

by Syaiful Adha
Kamis, 16 April 2026 09:15

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh bagi para petugas...

Kabur Saat Akan Ditangkap, Bos Mafia Gas Tabrak Mobil Polisi di Lebak

Kabur Saat Akan Ditangkap, Bos Mafia Gas Tabrak Mobil Polisi di Lebak

by Fahmi
Kamis, 16 April 2026 09:04

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pengejaran terhadap bos mafia penyalahgunaan gas elpiji subsidi di Kampung Pasir Waru, Desa Ciburuy, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak