RADARBANTEN.CO.ID – Di tengah derasnya arus modernisasi yang turut membawa tantangan baru bagi generasi muda, kehadiran ruang edukasi dan pemberdayaan menjadi kebutuhan yang mendesak. Di Universitas La Tansa Mashiro, sejak tahun 2008, sebuah wadah bernama Pusat Informasi dan Konseling Remaja Generasi Mahasiswa Sehat (PIK-R Gemas La Tansa) telah berdiri sebagai garda terdepan dalam mengedukasi remaja dan mahasiswa tentang pentingnya hidup sehat dan berencana.
PIK-R Gemas bukan sekadar tempat untuk konseling. Sejak awal berdiri, organisasi ini telah menjalankan beragam program penyuluhan dan sosialisasi, mulai dari bahaya narkoba, seks bebas, pernikahan dini, hingga edukasi mengenai HIV/AIDS. Selain itu, PIK-R juga aktif menyuarakan pentingnya perencanaan hidup, pengembangan diri, dan membangun pola pikir sehat bagi remaja sebagai fondasi masa depan.
Tak hanya bergerak di ruang diskusi dan kelas, PIK-R Gemas La Tansa juga aktif turun ke masyarakat, sekolah-sekolah, hingga komunitas pemuda untuk memberikan edukasi langsung. Mereka hadir dengan pendekatan yang santai dan ramah, menjadikan informasi yang disampaikan lebih mudah diterima dan dipahami oleh kalangan muda.
Ketua PIK-R Gemas La Tansa saat ini, Azizah, mengatakan bahwa organisasi ini menjadi tempat yang sangat berharga bagi mahasiswa yang ingin berkembang, bukan hanya secara akademik, tetapi juga secara sosial dan mental. “PIK-R bukan hanya tentang pencegahan, tapi juga tentang pemberdayaan. Kami ingin generasi muda menjadi subjek dalam perencanaan masa depan mereka sendiri,” ujarnya kepada Radar Banten, Rabu (16/7).
Azizah menjelaskan bahwa saat ini PIK-R telah memiliki anggota aktif dari berbagai fakultas di Universitas La Tansa Mashiro, yang rutin mengikuti pelatihan dan kegiatan peningkatan kapasitas. “Kami terus belajar dan berbagi. Misalnya, setiap bulan kami adakan kampanye digital dengan topik-topik aktual yang dekat dengan remaja,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa keberadaan PIK-R Gemas bukan hanya untuk mencegah perilaku negatif, tetapi juga menjadi ruang aman bagi mereka yang butuh teman cerita, tempat berdiskusi, dan membangun relasi sehat. “Kami ingin semua anak muda merasa diterima, didengarkan, dan tidak dihakimi ketika menghadapi persoalan hidup,” kata Azizah.
Dengan gaya pendekatan yang tidak menggurui dan berbasis teman sebaya (peer education), PIK-R Gemas berhasil menjangkau banyak mahasiswa yang sebelumnya enggan mencari bantuan atau bercerita tentang masalah pribadi. “Kadang, yang dibutuhkan hanya tempat untuk didengarkan. Dan itu yang kami tawarkan,” ungkapnya.
Menurut Azizah, salah satu capaian penting PIK-R Gemas adalah keberhasilannya dalam menjadikan mahasiswa sebagai agen perubahan. “Banyak alumni kami yang sekarang menjadi fasilitator di komunitas, guru, bahkan pegiat sosial yang peduli pada isu remaja. Itu yang membuat kami bangga,” katanya.
Tantangan tetap ada, di antaranya adalah masih adanya stigma terhadap remaja yang mencari informasi soal kesehatan reproduksi atau berbicara tentang seksualitas. Namun Azizah dan timnya terus berjuang untuk mematahkan stigma itu dengan edukasi berbasis bukti dan pendekatan yang manusiawi.
“Kami percaya, remaja yang punya akses informasi yang benar, akan lebih siap mengambil keputusan yang sehat. Pendidikan itu kuncinya, bukan pembatasan,” ujar Azizah tegas.
Program-program unggulan PIK-R lainnya termasuk pelatihan karakter, workshop kepemimpinan, diskusi seputar kesehatan mental, hingga literasi digital. Semua dirancang dengan semangat kolaboratif dan partisipatif, sehingga membuat anggota merasa terlibat dan bertumbuh bersama.
Azizah juga menyampaikan bahwa PIK-R Gemas telah menjalin kerja sama dengan BKKBN, Dinas Kesehatan, serta sejumlah organisasi kepemudaan lainnya di Lebak dan Banten untuk memperluas dampak gerakan ini. “Kami ingin hadir di mana pun remaja berada. Kolaborasi adalah cara kami bertumbuh,” jelasnya.
Ia berharap PIK-R Gemas bisa terus mendapatkan dukungan dari kampus dan masyarakat luas. “Selama ada anak muda yang ingin belajar dan tumbuh, PIK-R akan selalu punya tempat,” ucapnya. Kini, di tahun ke-16 perjalanannya, PIK-R Gemas La Tansa telah menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk menjadi pribadi yang sadar diri, sadar masa depan, dan sadar akan pentingnya hidup sehat dalam segala aspek. Sebuah perjalanan panjang yang lahir dari semangat kepedulian dan cinta terhadap generasi muda bangsa.
Reporter : Nurandi
Editor : Bayu Mulyana










