• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Pandeglang

Sempat Berpolemik, Kini Masyarakat Dukung Konservasi Pulosari

Purnama Irawan by Purnama Irawan
Senin, 11 Mei 2026 12:32
in Pandeglang
0
Camat Pulosari Juhanas Waluyo memimpin acara musyawarah penyelesaian polemik pendakian Gunung Pulosari bersama masyarakat di Aula Desa Cilentung, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang.
0
SHARES
72
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

‎

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID –  Sempat berpolemik, kini masyarakat mendukung konservasi Gunung Pulosari. Setelah sebelumnya sempat memanas dalam audiensi antara organisasi HAM, elemen masyarakat, dan Pemerintah Kecamatan Pulosari Rabu, 29 April 2026 lalu. Polemik terkait pengelolaan konservasi dan jalur pendakian Gunung Pulosari akhirnya menemukan titik terang.

Setelah melakukan musyawarah, seluruh unsur masyarakat menyatakan dukungan terhadap Bascamp PT Villa Emas Gunung Pulosari untuk mengelola jalur pendakian menuju Gunung Pulosari dengan menjalankan konsep konservasi alam. Kesepakatan itu tercapai dalam musyawarah di Balai Desa Cilentung. Hadir pada kesempatan itu, unsur Muspika Kecamatan Pulosari, Kepala Desa, perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, kelompok tani hutan, hingga para Ketua RT dan RW.

‎Musyawarah berlangsung alot dan penuh ketegangan. Namun setelah melalui pembahasan panjang, seluruh pihak akhirnya sepakat mendukung tata kelola konservasi yang mampu menjaga kelestarian alam sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

‎Camat Pulosari, Juhanas Waluyo mengatakan, konservasi oleh PT Villa Emas Gunung Pulosari mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk instansi lingkungan hidup. “Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten hingga pihak balai dari pusat sangat mendukung adanya konservasi alam ini,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin, 11 Mei 2026.

Juhanas menegaskan, tujuan dari konservasi ini bukan hanya menjaga kelestarian alam, tetapi juga melindungi kawasan hutan. Serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Cilentung dan sekitarnya. “Pengelolaan yang baik akan menjadikan kawasan Gunung Pulosari tetap lestari tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat lokal,” katanya.

Kepala Desa Cilentung, Karna menegaskan, hasil musyawarah bersama seluruh unsur masyarakat menghasilkan dukungan penuh terhadap keberadaan konservasi di kawasan Gunung Pulosari. “Musyawarah ini dihadiri tokoh masyarakat, ketua RT, RW, BPD, Muspika, kelompok tani hutan dan perangkat desa. Semua sepakat mendukung konservasi alam yang dikelola PT Villa Emas Gunung Pulosari karena dinilai membawa dampak positif bagi lingkungan maupun warga,” katanya.

Pendakian Pulosari Buka Mulai Pukul 05.00 WIB sampai 22.00 WIB

Owner PT Villa Emas Gunung Pulosari, H Jumroni menjelaskan konsep pengelolaan yang lebih menitikberatkan pada konservasi alam dan keselamatan pendaki. “Setiap orang yang terlibat dalam konservasi wajib menanam pohon dan menjaga alam. Kami ingin Gunung Pulosari tetap hijau, aman, dan memberi manfaat untuk masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, jalur pendakian buka mulai pukul 05.00 WIB hingga 22.00 WIB dengan pengawasan ketat di tiga pos penjagaan. “Kami melarang pendaki membawa senjata tajam dan minuman keras. Keselamatan pendaki dan kelestarian alam menjadi prioritas utama,” katanya.

Editor : Rostinah

Tags: camat pulosariGunung Pulosarikabupaten pandeglangkonservasi alamtiga pos penjagaan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Ombudsman Nilai Pelayanan Publik Kota Cilegon Masuk Kategori Kualitas Tinggi

Next Post

Dapat Deviden Belasan Miliar Rupiah, Pemkab Serang Tidak Akan Tarik Saham di Bank bjb

Next Post
Kepala Badan Pengelola Keuangan dari Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Serang, Agus Firdaus

Dapat Deviden Belasan Miliar Rupiah, Pemkab Serang Tidak Akan Tarik Saham di Bank bjb

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Wakil Bupati Tangerang Ajak Warga Teladani Akhlak Nabi Muhammad SAW

by Mulyadi
Selasa, 25 Agustus 2026 14:37
0

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengajak masyarakat meneladani akhlak dan perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam...

Bupati Tangerang Minta Masyarakat Teladani Perjuangan dan Akhlak Rasulullah SAW

by Mulyadi
Selasa, 25 Agustus 2026 14:36
0

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Al Hijaiyyah, Kecamatan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.