PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sempat berpolemik, kini masyarakat mendukung konservasi Gunung Pulosari. Setelah sebelumnya sempat memanas dalam audiensi antara organisasi HAM, elemen masyarakat, dan Pemerintah Kecamatan Pulosari Rabu, 29 April 2026 lalu. Polemik terkait pengelolaan konservasi dan jalur pendakian Gunung Pulosari akhirnya menemukan titik terang.
Setelah melakukan musyawarah, seluruh unsur masyarakat menyatakan dukungan terhadap Bascamp PT Villa Emas Gunung Pulosari untuk mengelola jalur pendakian menuju Gunung Pulosari dengan menjalankan konsep konservasi alam. Kesepakatan itu tercapai dalam musyawarah di Balai Desa Cilentung. Hadir pada kesempatan itu, unsur Muspika Kecamatan Pulosari, Kepala Desa, perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, kelompok tani hutan, hingga para Ketua RT dan RW.
Musyawarah berlangsung alot dan penuh ketegangan. Namun setelah melalui pembahasan panjang, seluruh pihak akhirnya sepakat mendukung tata kelola konservasi yang mampu menjaga kelestarian alam sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Camat Pulosari, Juhanas Waluyo mengatakan, konservasi oleh PT Villa Emas Gunung Pulosari mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk instansi lingkungan hidup. “Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten hingga pihak balai dari pusat sangat mendukung adanya konservasi alam ini,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin, 11 Mei 2026.
Juhanas menegaskan, tujuan dari konservasi ini bukan hanya menjaga kelestarian alam, tetapi juga melindungi kawasan hutan. Serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Cilentung dan sekitarnya. “Pengelolaan yang baik akan menjadikan kawasan Gunung Pulosari tetap lestari tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat lokal,” katanya.
Kepala Desa Cilentung, Karna menegaskan, hasil musyawarah bersama seluruh unsur masyarakat menghasilkan dukungan penuh terhadap keberadaan konservasi di kawasan Gunung Pulosari. “Musyawarah ini dihadiri tokoh masyarakat, ketua RT, RW, BPD, Muspika, kelompok tani hutan dan perangkat desa. Semua sepakat mendukung konservasi alam yang dikelola PT Villa Emas Gunung Pulosari karena dinilai membawa dampak positif bagi lingkungan maupun warga,” katanya.
Pendakian Pulosari Buka Mulai Pukul 05.00 WIB sampai 22.00 WIB
Owner PT Villa Emas Gunung Pulosari, H Jumroni menjelaskan konsep pengelolaan yang lebih menitikberatkan pada konservasi alam dan keselamatan pendaki. “Setiap orang yang terlibat dalam konservasi wajib menanam pohon dan menjaga alam. Kami ingin Gunung Pulosari tetap hijau, aman, dan memberi manfaat untuk masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan, jalur pendakian buka mulai pukul 05.00 WIB hingga 22.00 WIB dengan pengawasan ketat di tiga pos penjagaan. “Kami melarang pendaki membawa senjata tajam dan minuman keras. Keselamatan pendaki dan kelestarian alam menjadi prioritas utama,” katanya.
Editor : Rostinah









