RADARBANTEN.CO.ID – Kepala MAN 1 Serang, Momon Andriwinata selain sebagai pendidik, juga merupakan seorang organisatoris. Momon aktif berorganisasi sejak duduk di bangku sekolah.
Jiwa organisatoris Momon sudah terbentuk sejak sekolah, ia selalu menjadi ketua murid (KM) di kelas dan menjadi ketua Organisasi Intra Sekolah (OSIS). Kemudian saat kuliah, ia menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan hingga menjadi Ketua BEM Fakultas di Universitas Negeri Padang (UNP).
Kegemaran berorganisasinya itu tak terhenti sejak menempuh pendidikan. Doktor lulusan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini juga terus berorganisasi sambil mengabdi sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Saat ini, Momon aktif di berbagai organisasi kemasyarakatan. Seperti Nahdlatul Ulama (NU) sebagai Wakil Ketua Badan Otonomi Labkesdam, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pengurus Besar Al-Khairiyah, Pusat Pengembang Madrasah Banten, Pramuka, hingga Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ).
Pria kelahiran 8 Februari 1980 ini juga pernah menduduki kursi Ketua Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) Kabupaten Serang. “Jiwa organisatoris saya memang sudah ada sejak sekolah, sampai sekarang masih berorganisasi,” kata Momon saat berbincang-bincang dengan Radar Banten, Rabu (23/7).
Menurut Momon, dengan berorganisasi dapat menambah relasi dan pengetahuan, juga dapat mengembangkan diri. “Saya memang suka tantangan dan mengembangkan diri,” ujar warga Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang ini.
Di samping aktif berorganisasi, Momon juga sudah beberapa kali menorehkan prestasi sebagai aparatur negara. Ayah lima anak ini pernah menjadi kepala madrasah berpestasi se-Indonesia pada tahun 2015 dan menjadi ASN dengan nilai indeks profesional tertinggi se-Kabupaten Serang pada tahun 2023. (jek)
Reporter/ Editor : Abdul Rozak











