LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten Lebak didesak untuk menyediakan kantung parkir atau lahan parkir untuk mengatasi kemacetan truk tanah dan pasir di Jalan Citeras hingga Maja.
Subekti, warga maja mengatakan, macet terjadi terkadang sepanjang hari dimulai dari sore hingga malam dari Jalan Maja hingga Tangerang. Menurutnya kemacetan tersebut sangat meresahkan bagi pengendara.
“Malam macet, Maja-Adiyasa biasa 5-10 menit bisa 1 Jam. Ga ada, semua baik isi atau kosong parkir di jalan. Terkadang pas jam sekolah tetap ada yang jalan truk nya yang sudah berisi. Macet mulai dari sore hari kadang sepanjang hari,” kata Subekti kepada RADARBANTEN.CO.ID, Kamis 25 Juli 2025.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lebak, Rully Edward, mengatakan pihaknya sangat menyayangkan kejadian tersebut dan menegaskan bahwa penyediaan kantong parkir seharusnya menjadi tanggung jawab perusahaan pengelola proyek.
“Dishub sudah mengatur jam operasional truk berat dan pengangkut material, yakni mulai pukul 20.00 WIB. Jika ada pelanggaran, itu harus ditindak. Namun, penyediaan lahan parkir bukan tugas pemerintah daerah, tapi tanggung jawab perusahaan,” katanya.
Menurut Rully, Pemerintah Kabupaten Lebak siap membantu koordinasi dan pengawasan, namun pihak swasta harus lebih aktif menyediakan infrastruktur pendukung. “Proyek-proyek besar harus punya kontribusi untuk tertib lalu lintas, kami juga terus berusaha melakukan penertiban dan sosialisasi,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa Dishub akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait rute dan operasional truk-truk tersebut. “Kami akan duduk bersama dengan pihak perusahaan, aparat, dan warga untuk mencari solusi yang komprehensif agar kejadian seperti ini tak terulang,” ujar Rully.
Reporter : Nurandi
Editor: Agung S Pambudi











