PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah pusat yakni Kementerian Sosial melalui Kementerian Pekerjaan Umum bakal bangun Sekolah Rakyat di Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang. Selain di Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, sebetulnya Pemkab Pandeglang mengusulkan lahan untuk Bangun Sekolah Rakyat di Kecamatan Cimanggu dan Kecamatan Sobang.
Ada tiga lokasi yang diusulkan dengan status masuk dalam aset milik Pemkab Pandeglang dengan luasan lahan masing-masing seluas 10 Hektar.
Kepala Seksi Bencana pada Dinas Sosial Pandeglang, Iik Ihromi mengatakan, lahan di Cadasari menjadi daya tarik untuk dibangun Sekolah Rakyat karena tanahnya datar.
“Jadi hamparan tanahnya datar jadi kalau menghitung biaya untuk pematangan lahan lebih murah,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 27 Juli 2025.
Berdasarkan klausul, pemerintah daerah (pemda) bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk membangun Sekolah Rakyat, di mana pemda bertugas menyiapkan lahan, sementara pemerintah pusat membangun gedung dan fasilitasnya. Jadi di tengah kondisi efisiensi besar kemungkinan memilih lokasi lahan di Kecamatan Cadasari ketimbang di dua lokasi lain.
“Yaitu di Kecamatan Sobang dan Kecamatan Cimanggu. Ketika memang nanti di Cadasari di pilih menjadi tempat dibangun Sekolah Rakyat itu lebih kepada lahannya yang datar sehingga lebih mudah dan cepat melaksanakan pembangunannya,” katanya.
Iik menegaskan, lokasi di Cadasari juga belum lah final. Masih dalam pembahasan baik dari pemerintah daerah dengan Kemensos dan Kementerian PU.
“Kalau Pemkab Pandeglang di manapun lokasinya tentu akan mendukung penuh. Karena Sekolah Rakyat ini dibutuhkan untuk mengurangi angka anak putus sekolah,” katanya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang Wawan Setiawan mengatakan, usulan lokasi Sekolah Rakyat di Kabupaten Pandeglang itu di tiga lokasi.
“Lokasi pertama di Desa Kramatjaya, Kecamatan Cimanggu seluas 10 hektar. Lokasi kedua di Desa Cimanis Kecamatan Sobang seluas 10 hektar dan di Desa Koranji, Kecamatan Cadasari seluas 10 hektar,” katanya.
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Aditya











