SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-DPRD Kabupaten Serang meminta kepada Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah untuk memilih Sekrertaris Daerah (Sekda) dari pejabat internal Kabupaten Serang.
Pasalnya, pejabat internal Kabupaten Serang dinilai sosok yang tepat mejadi pemimpin ASN Kabupaten Serang karena mereka memahami persoalan di Kabupaten Serang.
Juru bicara DPRD Kabupaten Serang, Azwar Anas mengatakan, ada banyak birokrat yang mempuni dari Kabupaten Serang yang mampu menduduki jabatan Sekda Pemkab Serang.
Ia meminta agar nama-nama tersebut dapat diprioritaskan karena dinilai memahami persoalan yang ada di Kabupaten Serang.
“Jadi ga perlu dari luar, karena kan yang tau di dalam pemerintah Kabupaten Serang itu orang-orang internal. Kita berharap bupati selaku pemangku kebijakan di eksekutif bisa mengajak dewan, teman-teman DPRD yuk duduk bareng mana nih Sekda yang bisa menjembatani kebijakan eksekutif, legislatif, dan pemerintah daerah,” katanya, Selasa 29 Juli 2025.
Anas mengatakan, apabila Sekda berasan dari pejabat luar Kabupaten Serang, mereka membutuhkan waktu lebih lama untuk melakukan penyesuaian dan tentunya membutuhkan waktu untuk belajar.
“Butuh waktu panjang. Nah yang tau kondisi di pemerintahan Kabupaten Serang ini kan otomatis pejabat-pejabat di dalam. Pilkada sudah selesai, ayo kita bangun Kabupaten Serang lebih bahagia. Nah, kita mendorong bagaimana pejabat-pejabat internal yang kompeten silahkan dipilih mau siapa,” tegasnya.
Padahal, lanjut Anas dalam waktu dekat akan ada agenda pembahasan anggaran perubahan dan ada banyak program Zakiyah-Najib yang tentunya harus masuk dalam pembahasan perubahan.
Apabila sekda yang terpilih merupakan perjabat ekaternal, maka penetrasinya akan cenderung lama karena mereka membutuhkan waktu lebih untuk pengenalan dan penjajakan. “Kita juga belum tahu jam terbang yang di sana. Orang di luar sana. Seperti apa, bisa tidak membangun komunikasinya dengan parlemen, dengan OPD,” tegasnya.
Ia pun berharap agar permohonan dari DPRD Kabupaten Seeang dapat menjadi pertimbangan dari Bupati Ratu Zakiyah.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











