KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Proses seleksi calon pimpinan di Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) memasuki tahap akhir.
Hari ini, Jumat 1 Agustus 2025 Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie bersama Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan melakukan wawancara pendalaman terhadap tiga nama calon yang telah lolos seleksi Panitia Seleksi (Pansel).
Wawancara tersebut merupakan bagian dari tahap akhir seleksi yang akan menjadi bahan pertimbangan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT PITS untuk menetapkan komisaris dan direksi baru.
“Tadi saya menerima hasil final dari panitia seleksi. Kami sudah didampingi langsung oleh Pansel, dan bersama Pak Wakil Wali Kota, kami melakukan wawancara pendalaman atas hasil seleksi yang telah dilakukan,” ujar Wali Kota Benyamin Davnie.
Wali Kota Benyamin menekankan pentingnya sikap profesionalisme dalam memimpin perusahaan milik daerah tersebut. Ia menegaskan bahwa PT PITS dibentuk untuk memberikan layanan publik di bidang air bersih dan pengelolaan usaha lainnya secara profesional dan terlepas dari pola birokrasi.
“Para calon harus mampu menjaga amanat pemerintah kota, termasuk penyertaan modal daerah yang telah diberikan. Jangan sampai mentalitas birokrasi terbawa ke dalam sistem manajemen perseroan,” tegas Benyamin.
Selain itu, kepercayaan publik menjadi poin penting yang ditekankan. Mengingat PT PITS salah satunya mengelola layanan air bersih, Benyamin meminta agar calon pimpinan mampu memastikan kualitas layanan tetap optimal.
“Air minum ini menyangkut kepercayaan masyarakat. Jadi tidak boleh ada keluhan seperti air bau, bocor, terlambat, atau tidak bersih. Ini harus dijaga dengan baik,” tambahnya.
Penetapan resmi para pimpinan PT PITS akan diumumkan melalui mekanisme RUPS yang menunggu usulan dari Direktur Utama perseroan.
Tiga nama calon pimpinan yang mengikuti tahap wawancara final adalah:
Muhammad Taslim sebagai calon Komisaris
Sugeng Santoso sebagai calon Direktur Operasional
Agus Supadmo sebagai calon Direktur Umum.
Editor: Bayu Mulyana











