CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Dalam ajaran Islam, setiap aspek kehidupan umatnya telah diatur secara sempurna, termasuk adab saat makan dan minum. Mengikuti sunnah Rasulullah SAW bukan hanya sebagai bentuk etika, tetapi juga membawa manfaat besar bagi kesehatan dan keberkahan hidup.
Dikutip dari situs resmi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), adab makan dan minum dalam Islam merupakan panduan yang memiliki nilai ibadah. Hal ini mencakup mulai dari mengucap Bismillah sebelum makan, menggunakan tangan kanan, tidak berlebihan, duduk dengan tenang, hingga menutup dengan Alhamdulillah.
“Segala rezeki berasal dari Allah. Maka dari itu, saat kita makan atau minum, sepatutnya dimulai dengan menyebut nama-Nya,” demikian salah satu kutipan dalam hadis Rasulullah SAW yang menjelaskan pentingnya memulai makan dengan Bismillah.
Tidak hanya sebagai pengingat bahwa makanan adalah nikmat dari Allah SWT, ucapan Bismillah juga diyakini dapat menghalangi gangguan setan. Bahkan, dengan membiasakan adab ini, seorang Muslim dilatih untuk senantiasa mengingat Allah dalam keseharian.
Selain itu, Rasulullah SAW juga menekankan pentingnya menggunakan tangan kanan saat makan dan minum. Dalam sebuah hadis, beliau bersabda,
“Jika salah seorang dari kalian makan, maka makanlah dengan tangan kanannya, dan jika minum, minumlah dengan tangan kanannya.” (HR. Muslim). Tangan kanan dalam Islam dianggap lebih bersih dan mulia.
Islam juga melarang berlebihan dalam makan (israf). Nabi Muhammad SAW memberikan panduan agar perut dibagi menjadi tiga bagian: sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk udara.
Adab yang tak kalah penting adalah menutup makan dengan ucapan Alhamdulillah. Bentuk syukur ini menurut Rasulullah SAW dapat menghapus dosa-dosa kecil, seperti disebutkan dalam hadis riwayat Tirmidzi.
Dengan menerapkan adab makan dan minum, seorang Muslim telah menunjukkan ketaatan kepada Allah SWT dan meneladani sunnah Nabi Muhammad SAW.
Editor: Mastur Huda










