PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pandeglang mengimbau masyarakat, khususnya fresh graduate, waspada terhadap maraknya penipuan berkedok lowongan kerja (loker) palsu yang beredar di media sosial.
Kepala Disnakertrans Pandeglang, Mohamad Kabir, mengatakan pencari kerja perlu memeriksa keabsahan perusahaan dan sumber informasi sebelum melamar. Penipuan kerap menawarkan gaji besar tanpa kejelasan, lalu meminta syarat administrasi rumit atau uang.
“Pastikan lowongan itu resmi. Bisa dicek melalui Disnaker atau website perusahaan yang terpercaya,” kata Kabir, Jumat 8 Agustus 2025.
Kabir menjelaskan, modus penipuan sering menyasar pencari kerja yang mendesak butuh pekerjaan. Salah satu kasus yang dilaporkan adalah tawaran 300 tenaga kerja untuk perkebunan sawit di Kalimantan, yang setelah diverifikasi ternyata tidak jelas mekanisme maupun sumbernya.
Disnakertrans Pandeglang juga pernah menerima penawaran magang ke Jepang dari lembaga pelatihan kerja rekanan dengan uang jaminan Rp5 juta. Meski uang dikembalikan setelah pelatihan, banyak masyarakat keberatan dengan nominal tersebut.
Kabir menegaskan, setiap loker yang masuk akan diverifikasi dan hanya lowongan layak yang diumumkan melalui website resmi Disnakertrans. “Kalau ada keraguan, masyarakat bisa datang langsung ke kantor kami untuk memastikan,” ujarnya.
Editor: Aas Arbi











