PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Wakapolres Pandeglang Kompol Asep Jamal angkat bicara berkenaan ramainya masyarakat mengibarkan bendera one piece menjelang HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bendera one piece banyak dikibarkan di sejumlah tempat dan umumnya di sebuah kendaraan sebagai bentuk protes kepada pemerintah yang kebijakannya tidak pro terhadap rakyat kecil.
Menurut Kompol Asep Jamal, ketika diketahui ada masyarakat pasang maka responnya akan mengingatkan.
“Diingatkan saja dengan cara disentuh hatinya,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, melalui sambungan telepon selularnya, Senin, 11 Agustus 2025.
Jadi, respon Kepolisian tidak mengambil tindakan represif. Tapi diberikan edukasi.
“Dengan diberikan pemahaman wawasan kebangsaan,” katanya.
Pemahaman wawasan kebangsaan menjadi hal penting dalam membangun rasa cinta tanah air.
“Jadi kita edukasi supaya tumbuh lagi kecintaannya kepada Bendera Merah Putih. Sehingga dengan sendirinya menurunkan bendera One Piece,” katanya.
Sebelumnya, Ketua Presidium Forum Silaturahmi Pondok Pesantren Kabupaten Pandeglang dan selaku Pengasuh Pondok Pesantren Al Khoziny Jiput, KH Khozinul Asror menyoroti aksi sejumlah masyarakat mengibarkan bendera one Piece menjelang peringatan 17 Agustus 2025.
“Menurut saya kurang tepat dikibarkan sekarang ini karena sedang Agustusan. Artinya menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 2025,” katanya.
Menjelang peringatan hari Kemerdekaan, seharusnya menjadi momentum untuk membangkitkan gelora nasionalisme. Jadi lebih tepatnya mengibarkan bendera Merah Putih.
“Mengibarkan bendera putih itu paling tepat kalau menurut saya. Karena kenapa, untuk menghormati para pejuang bangsa kita, negara kita,” katanya.
KH Asror menegaskan, menghargai dan menghormati jasa para pejuang bangsa harus dinomor satukan.
“Karena apapun kita tidak boleh melupakan jasa para pahlawan kita. Apapun alasannya bendera Merah Putih itu simbol kedaulatan dan penghormatan negara,” katanya.
Oleh karena itu, KH Asror mengajak, kepada semua pihak agar lebih menahan diri sampai nanti selesai peringatan hari Kemerdekaan RI 17 Agustus.
“Kalau mau nanti lah, setelah Agustusan ini. Untuk saat ini utamakan mengibarkan bendera Merah Putih sebagai bentuk menghormati jasa para pahlawan,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











