LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Bendungan Karian di Kabupaten Lebak, kini menjadi salah satu destinasi wisata baru yang ramai dikunjungi wisatawan. Keindahan panorama bendungan yang dikelilingi perbukitan hijau membuatnya menjadi lokasi favorit
Tak hanya menawarkan panorama alam, kawasan Bendungan Karian juga telah dilengkapi dengan sejumlah fasilitas penunjang seperti area parkir luas, jalur pejalan kaki, serta spot swafoto yang instagramable. Pada akhir pekan, suasana di sekitar bendungan dipadati pengunjung dari berbagai daerah, termasuk Tangerang dan Serang.
Seli salah satu pengunjung asal Kabupaten Serang mengaku kerap datang untuk menikmati keindahan bendungan, khususnya dengan menyewa perahu.
“Kalau ke tempat ini saya sudah sering. Tadi saya naik perahu untuk melihat bekas perkampungan yang sudah tenggelam di Kampung Somang, lalu ke sini,” katanya saat berada di rumah makan apung, Senin 11 Agustus 2025.
Seli menyebut, kasawan Bendungan Karian menurutnya sangat indah sehingga tidak heran kalau kawasan itu dijadikan tempat wisata favorit warga sekitar. “Pemandangannya indah, apalagi saat sore hari, udaranya juga sejuk. Mantap untuk berwisata,” katanya.
Sementara itu, Pemilik rumah makan apung, Yuli Tri Handoko, mengatakan ramainya pengunjung memberi dampak signifikan bagi ekonomi warga. Menurutnya jika dahulu pernah pesimis namun saat ini mereka mulai bangkit.
“Dari awal, sebagian besar warga di sini adalah petani. Setelah semua lahan terendam, kami harus pindah dan memanfaatkan potensi yang ada. Waduk ini akhirnya kami kembangkan sebagai destinasi wisata,” jelas Yuli saat berada di rumah makan apung Bendungan Karian.
Yuli menambahkan, bahwa kedepan ia bersama warga lainnya berencana akan memperluas fasilitas wisata, mulai dari arena bermain, camping ground, jalur lari, hingga lintasan balap grasstrack.
“Kami ingin mengembangkan wisata keluarga dan kuliner. Saat ini sudah ada bakso apung. Untuk perahu, sebagian warga sudah punya sendiri, tapi masih dikelola secara pribadi,” pungkasnya.
Reporter: Nurandi
Editor: Aditya

