SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Perumahan Bumi Nagara Lestari di Desa Nagara, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, membangun sistem pengendalian banjir. Upaya ini untuk mewujudkan hunian yang aman dan nyaman.
Peresmian sistem penanggulangan banjir ini dihadiri oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, Anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi Gerindra Dedi Haryadi, Jajaran Direksi SHOEI Japan Group, Direksi PT Indo Graha Lestari, serta sejumlah pejabat Pemkab Serang.
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengembang atas pembangunan sistem penanggulangan banjir tersebut. Menurutnya, penyediaan sistem ini merupakan komitmen dan tanggung jawab pengembang kepada warga.
“Di perumahan ini memang sebelumnya selalu langganan banjir, insya Allah dengan hadirnya sistem ini akan menyelesaikan masalah tersebut,” ujar Zakiyah.
Merupakan langkah kongkret
Saya ucapkan Terima kasih setinggi tingginya atas pengembang dan warga yang sudah melakukan normalisasi sungai cikambuy.
Penanganan dapat dilanjutkan oleh bbwsc3
Infrastruktur teknis takan maksimal tanpa ada kepedulian
President Director Of SHOEI Group Kapan, Masahiro Morito, mengatakan tujuan SHOEI menjalankan bisnis perumahan di Indonesia bukan hanya untuk membangun dan menjual rumah. Tujuan SHOEI menjalankan bisnis perumahan di Indonesia bukan hanya untuk membangun dan menjual rumah.
“Kami ingin memanfaatkan pengalaman yang telah kami kembangkan di Jepang untuk menyediakan lingkungan hunian yang aman dan nyaman bagi masyarakat Indonesia. Hal ini merupakan salah satu misi penting bagi kami,” katanya.
Karena itu, pihaknya juga memandang serius permasalahan banjir yang selama ini terjadi di Bumi Nagara Lestari. Sebagai perusahaan yang menyediakan hunian bagi masyarakat, kami merasa memiliki tanggung jawab untuk menghadapi persoalan tersebut secara serius.
Bersama PT Indo Graha Lestari, SHOEI memutuskan untuk tidak hanya mengandalkan satu fasilitas, tetapi melakukan penanggulangan banjir secara menyeluruh. “Secara konkret, kami telah memasang 3 unit pompa dengan kapasitas masing-masing 60 meter kubik per jam, serta meningkatkan kapasitas daya listrik PLN agar sistem dapat beroperasi secara stabil,” ujarnya.
Selain itu, untuk menghadapi kemungkinan terjadinya pemadaman listrik, pihaknya juga menyediakan genset berkapasitas 125 kVA, sehingga pompa tetap dapat beroperasi ketika diperlukan.
Tidak hanya itu, pihaknya juga melakukan normalisasi Sungai Cikambuy, perbaikan dan penguatan tanggul, perbaikan pintu air, perbaikan sistem drainase di kawasan perumahan, serta penambahan saluran U-Ditch. “Dengan menggabungkan seluruh langkah tersebut, kami berharap dapat mengurangi risiko banjir di Bumi Nagara Lestari dan menciptakan lingkungan hunian yang lebih aman,” ujarnya.
Ke depannya, pihaknya akan terus melakukan pemeliharaan dan pengelolaan fasilitas ini dengan baik serta melakukan perbaikan yang diperlukan. Saat ini, Pemerintah Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, sedang mendorong Program 3 Juta Rumah. “SHOEI juga ingin turut berkontribusi dalam program penting nasional tersebut,” katanya.
Melalui PT Shoei Capital Indonesia dan PT Indo Graha Lestari, pihaknya akan terus menggabungkan pengalaman yang kami miliki dari Jepang dengan karakteristik wilayah serta kekuatan lokal Indonesia untuk menciptakan lingkungan hunian yang lebih baik.
“Kepada seluruh warga Bumi Nagara Lestari, kami ingin menyampaikan terima kasih karena telah mempercayai kami dan memilih Bumi Nagara Lestari sebagai tempat tinggal,” ujarnya.
Ia mengaku akan terus mendengarkan suara masyarakat dan mengembangkan Bumi Nagara Lestari menjadi lingkungan hunian yang semakin aman dan nyaman. “Kami percaya bahwa untuk menjaga lingkungan hunian ini, pemerintah, pengembang, warga, dan seluruh pihak terkait perlu bekerja sama,” ujarnya.
Editor: Abdul Rozak












