KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Tangerang, per 20-21 Agustus 2025, terpantau relatif stabil.
Berdasarkan data PD Pasar dan Sistem Informasi Harga dan Stok Pangan Kota Tangerang (SIHARTAPASTI), sebagian besar komoditas berada pada kisaran harga normal, meski beberapa bahan masih tercatat cukup tinggi.
Untuk kebutuhan beras, jenis IR-I rata-rata dijual Rp 15.000 per kilogram, sementara IR-II berkisar Rp 13.000–Rp 14.000 per kilogram.
Gula pasir berada di harga Rp 18.000–Rp 19.000 per kilogram.
Minyak goreng curah dijual rata-rata Rp 19.714 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan merek Bimoli mencapai Rp 18.000–Rp 24.000 per liter, tergantung pasar.
Harga telur ayam broiler tercatat stabil di kisaran Rp 29.500 per kilogram, sementara telur ayam kampung rata-rata Rp 3.214 per butir.
Tepung terigu dijual Rp13.000 per kilogram.
Untuk protein hewani, daging ayam broiler berada di kisaran Rp 35.000–Rp 40.000 per kilogram, sedangkan daging sapi mencapai Rp 135.000 per kilogram.
Komoditas yang masih menjadi perhatian adalah cabai rawit merah, yang rata-rata dijual Rp 48.778 per kilogram.
Sebelumnya, pada awal Juli 2025, harga cabai sempat melonjak hingga Rp 70.000 per kilogram bersama bawang merah (Rp 45.000 per kilogram ) dan bawang putih (Rp 40.000 per kilogram ).
Kondisi tersebut sempat membuat pedagang dan konsumen resah.
Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang memastikan ketersediaan pangan tetap aman.
Secara umum, harga pangan pokok di Kota Tangerang pada Agustus ini stabil. Namun, lonjakan harga cabai dan bawang yang terjadi pada pertengahan tahun masih menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah agar kestabilan harga terus terjaga.
Editor: Agus Priwandono











