• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Seleb Indie

Vibe Musik Indonesia Awal 2000-an: Saat Indie dan Mainstream Saling Beririsan

Krisna Widi by Krisna Widi
Sabtu, 23 Agustus 2025 11:05
in Indie, Musik, Utama
Vibe Musik Indonesia Awal 2000-an: Saat Indie dan Mainstream Saling Beririsan

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kalau ngomongin musik Indonesia pada awal milenium, rasanya langsung kebayang suasana khas era 2000-an. Saat itu, industri musik Tanah Air lagi ramai-ramainya, dari band-band major label yang wara-wiri di TV, sampai geliat musik indie yang mulai terdengar gaungnya lewat radio kampus dan kaset bajakan.

Awal 2000-an bisa dibilang masa keemasan band Indonesia. Nama-nama seperti Sheila On 7, Padi, Dewa 19, Gigi, sampai Radja merajai chart musik.

RelatedPosts

Konsisten Berikan Nilai Tambah bagi Pemegang Saham, bank bjb Masuk Kategori High Dividend Indeks 52

Konsisten Berikan Nilai Tambah bagi Pemegang Saham, bank bjb Masuk Kategori High Dividend Indeks 52

Jumat, 6 November 2026 13:18
Korupsi PT ABM

Kejati Banten Bakal Kembangkan Kasus Dugaan Korupsi Pengelolaan Keuangan PT ABM Rp 6,82 Miliar

Rabu, 4 November 2026 16:03
Polresta Serang Kota

Cabuli Siswi TK, Guru SMK di Kota Serang Ditangkap Polisi

Rabu, 4 November 2026 14:56
curanmor Tangerang

Curi Motor di Tangerang, Tiga Pelaku Diburu dan Ditangkap di Pandeglang

Rabu, 4 November 2026 14:05

Album fisik —CD dan kaset— masih jadi barang wajib yang diburu fans. Toko kaset di mal atau kios kecil pinggir jalan selalu ramai tiap ada rilis baru.

Koleksi album orisinil lengkap dengan lirik di dalamnya bikin banyak orang rela nabung demi bisa beli.

Di saat yang sama, musik indie juga mulai punya ruang sendiri.

Band seperti Efek Rumah Kaca, Mocca, The Upstairs, sampai Pure Saturday jadi simbol perlawanan kreatif terhadap industri besar. Mereka mendistribusikan karya lewat CD indie, radio komunitas, sampai gigs kecil di kafe atau kampus.

Ada kebanggaan tersendiri waktu bisa bilang, “Eh, gue tahu band ini sebelum terkenal”.

Belum ada Spotify atau YouTube, jadi radio dan majalah musik kayak HAI atau Rolling Stone Indonesia jadi sumber utama buat tahu musik baru.

Info soal gigs indie biasanya disebar lewat flyer fotokopian, mailing list Yahoo Groups, atau forum internet kayak Kaskus.

Konser kecil dengan tiket belasan ribu rupiah bisa jadi ajang kumpul komunitas yang hangat dan penuh energi.

Musik, waktu itu, juga erat kaitannya sama gaya hidup. Anak band identik dengan kaos hitam, jeans belel, dan sepatu Converse.

Scene indie sering dikaitkan dengan kultur pop-art, zine, dan semangat DIY (do it yourself). Sementara, yang ngefans band mainstream lebih sering terlihat dengan merchandise resmi dan rambut gondrong ala vokalis favoritnya.

Yang menarik, awal 2000-an adalah masa di mana musik bukan sekadar hiburan, tapi identitas. Lagu-lagu mellow Sheila On 7 sering jadi soundtrack PDKT anak SMA, sementara band indie seperti Mocca bikin generasi kampus merasa “beda” dan lebih artsy.

Vibe-nya campur aduk: ada romansa remaja, keresahan sosial, sampai semangat eksperimental yang bikin musik Indonesia berwarna.

Jadi, kalau sekarang lagi kangen suasana itu, coba deh putar ulang album lawas atau datang ke konser reuni band-band era 2000-an.

Vibe-nya enggak akan pernah sama dengan era digital sekarang, tapi justru itu yang bikin awal milenium terasa spesial di hati para penikmat musik Indonesia.

Editor: Agus Priwandono

Tags: awal milleniumindie musikindustri musikmusik tahun 2000-annostalgia
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Ngulik Harari: Buku-Buku yang Ngajarin Kita Soal Masa Lalu, Kini, dan Nanti

Next Post

Intercom Helm: Bikin Touring Lebih Aman, Nyaman, dan Tetap Keren

Next Post
Intercom Helm: Bikin Touring Lebih Aman, Nyaman, dan Tetap Keren

Intercom Helm: Bikin Touring Lebih Aman, Nyaman, dan Tetap Keren

Mutasi Polda Banten

Tak Hanya Kapolresta Serang Kota, Dansat Brimob dan Direktur Resnarkoba Polda Banten Juga Diganti

Rabu, 4 November 2026 16:46
Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Kamis, 5 November 2026 12:01
Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 4 November 2026 12:18
dprd lebak

Dilaporkan ke Polda Banten Soal Penipuan, Ini Kata Ade Adriana Ketua Komisi II DPRD Lebak

Kamis, 5 November 2026 16:27
Dua Dalang Cilik Juara Nasional, Ternyata Berasal dari Pandeglang

Dua Dalang Cilik Juara Nasional, Ternyata Berasal dari Pandeglang

Kamis, 5 November 2026 11:22
87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

Rabu, 4 November 2026 12:08
Guru Asal Pandeglang Ukir Prestasi Nasional

Guru Asal Pandeglang Ukir Prestasi Nasional, Raih Juara 3 Kompetisi Video Pembelajaran Minerba 2026

Kamis, 5 November 2026 16:17

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Andra Soni Ingatkan Badan Publik Harus Terbuka, Bukan Hanya Saat Penilaian

Andra Soni Ingatkan Badan Publik Harus Terbuka, Bukan Hanya Saat Penilaian

by Yusuf Permana
Jumat, 6 November 2026 14:01
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Keterbukaan informasi publik tidak boleh berhenti pada kegiatan penilaian maupun pemeringkatan badan publik. Transparansi harus menjadi bagian...

Perpustakaan Sekolah Diminta Jangan Hanya Jadi Tempat Pajangan Buku

Perpustakaan Sekolah Diminta Jangan Hanya Jadi Tempat Pajangan Buku

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 6 November 2026 13:36
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mendorong optimalisasi peran perpustakaan sekolah dalam meningkatkan kecerdasan kognitif siswa. Perpustakaan tidak boleh hanya memajang...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.