SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banten saat ini tengah mengajukan permohonan pelebaran ruas jalan Palima-Baros yang jadi akses utama menuju Banten Internasional Stadium (BIS) kepada Kementerian PUPR.
Kepala DPUPR Banten Arlan Marzan mengatakan, permohonan itu disampaikan karena mengingat keterbatasan anggaran yang pihaknya miliki saat ini. Terlebih, pelebaran ruas jalan itu memakan biaya yang cukup tinggi yakni Rp170 Miliar. “Ini sudah kita usulkan, nanti kita usulkan lagi,” katanya, Rabu 27 Agustus 2025.
Arlan mengakui jika Pemprov Banten tidak sanggup untuk melakukan pembebasan ruas jalan itu. Hal ini mengingat, anggaran saat ini tengah difokuskan pada pembangunan infrastruktur di pedesaan.
Bahkan, alokasi belanja tanah atau pembebasan anggaran yang mulanya di anggarkan pada tahun 2025 ini senilai Rp30 miliar ikut dialihkan untuk pembangunan infrastruktur di desa.
“Kalau anggaran dari kita belum sanggup, karena kita sedang fokus pembangunan di desa lewat program Bang Andra. Makanya kita usulkan pembebasan lahan ke Kementerian,” tuturnya.
Semasih menunggu jawaban Kementerian PU, pihaknya saat ini akan membuka akses baru dan menata lingkungan BIS. Rp14,5 miliar anggaran pun dikucurkan untuk penataan BIS. Salah satunya, menambah akses jalan di pintu utama BIS sepanjang 500 meter.
“Kita terus berupaya agar nantinya BIS ini menjadi pusat perekonomian baru Banten,” ungkapnya.
Editor: Abdul Rozak











