SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Banten mulai melakukan pemeriksaan pendahuluan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan operasional Bank Banten.
Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan penerimaan daerah sekaligus memastikan sistem pengelolaan keuangan berjalan efektif dan akuntabel.
Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Banten, Firman Nurcahyadi, mengungkapkan bahwa pemeriksaan kali ini fokus pada penggalian potensi PAD serta penilaian sistem pengendalian internal Bank Banten.
“Untuk PAD, kami ingin menggali potensi-potensi penerimaan daerah yang mungkin belum optimal. Selain itu, kami juga menilai bagaimana manajemen pendataannya, mulai dari proses pendataan, penetapan, penagihan, hingga pelaporan. Dengan begitu, kami bisa melihat apakah sistem yang ada sudah berjalan efektif. Harapannya, dengan manajemen yang lebih baik, PAD Banten bisa meningkat signifikan ke depan,” ujarnya usai entry meeting di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kamis, 4 September 2025.
Firman menegaskan bahwa audit ini tidak hanya mencari kelemahan, melainkan juga bertujuan memberikan masukan strategis bagi Pemprov.
“Kami ingin hasil pemeriksaan ini menjadi bahan perbaikan bagi Pemprov Banten. Jadi tidak hanya sekadar audit, tetapi juga guidance untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Banten Andra Soni menyambut baik langkah BPK. Ia menilai pemeriksaan ini sebagai bagian dari penguatan tata kelola fiskal, terlebih di tengah upaya Pemprov menurunkan ketergantungan terhadap dana pusat.
“Alhamdulillah derajat desentralisasi fiskal Banten pada 2024 mencapai 72,86 persen. Artinya ketergantungan kita terhadap dana pusat semakin kecil. Pemeriksaan ini membantu kami memperkuat kapasitas fiskal sekaligus menjadi bahan pembelajaran bagi saya yang baru tujuh bulan menjabat gubernur,” ujar Andra.
Sebagai informasi, pemeriksaan pendahuluan ini akan berlangsung selama 30 hari kerja. Hasilnya akan menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi peningkatan PAD dan penguatan tata kelola Bank Banten ke depan.
Editor: Merwanda











