LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Setelah lima tahun tinggal di hunian sementara, ratusan kepala keluarga (KK) korban banjir bandang 2020 di Kecamatan Lebakgedong akhirnya bisa bernapas lega. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak memastikan pembangunan 221 rumah hunian tetap (huntap) akan dimulai pertengahan September 2025.
Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menyampaikan kepastian tersebut setelah melalui proses panjang.
“Ya, pembangunan hunian tetap untuk masyarakat terdampak banjir bandang tahun 2020 akan segera dilaksanakan. Insyaallah, pertengahan September ini mulai dibangun. Hal ini juga sudah kami sampaikan kepada masyarakat,” kata Amir, Jumat 5 September 2025.
Menurut Amir, realisasi pembangunan ratusan huntap ini merupakan hasil perjuangan Pemkab Lebak sejak 2020. Upaya tersebut sempat terkendala regulasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang membatasi masa pembangunan hunian sementara hanya sampai dua tahun pascabencana.
“Dengan kolaborasi dan komunikasi intens antara Pemkab Lebak, BNPB, serta Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), akhirnya pembangunan huntap untuk korban banjir bandang di Lebakgedong dapat direalisasikan,” ujar mantan Kepala Bappeda Lebak ini.
Hingga kini, ratusan keluarga korban banjir bandang masih menetap di hunian sementara yang disediakan pemerintah daerah sejak 2020. Mereka berharap pembangunan huntap bisa segera rampung agar dapat menempati rumah layak dan aman.
Editor: Aas Arbi











