LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Realisasi capaian nilai investasi PMDN (Penanaman modal dalam negeri) dan PMA (Penanaman modal asing) cukup baik di Kabupaten Lebak pada semester I tahun 2025. Hal ini juga berimbas pada penyerapan tenaga lokal di daerah yang di pimpin Bupati Hasbi Jayabaya ini.
Data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebak, penyerapan tenaga kerja lokal tercatat sebanyak 3.389 orang dan tenaga kerja asing (TKA) 7 orang tersebar di 272 perusahaan dan 1.459 proyek.
“Ya, tumbuhnya investasi berimbas pada penyerapan tenaga kerja lokal sehingga dipastikan dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat, sekaligus dapat mempercepat pengendalian kemiskinan dan kemiskinan ekstrem sesuai Instruksi Presiden Nomor 08 Tahun 2025,” kata Kepala DPMTPS Lebak Yadi Basari Gunawan, Senin 8 September 2025.
Dia mengatakan, Pemkab Lebak membuka kran seluas-luasnya pada insvestor untuk berinverasti di Lebak dan memberikan kemudahan perizinan. Namun, harus tetap mengikuti aturan yang telah menjadi ketetapan pemerintah daerah.
“Meskipun membuka kran seluas-luasnya tetap harus ikuti aturan. Kalau tak ikuti aturan kita tak segan-segan menutup sementara sampai proses perizinannya semua terpenuhi,” ujarnya.
Dia menambahkan, pelaku usaha yang sudah di release oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM telah mencapai Rp 546 Miliar (TW I Rp 272 miliar dan TW. lI Rp 273 miliar).
“Realisasi investasi mencapai Rp 546 miliar oleh Pelaku usaha yang sudah di release Kementerian Investasi/BKPM berasal dari 1.450 proyek terdiri dari realisasi investasi PMA Rp 60, 2 miliar dan PMDN Rp 485, 8 miliar,” jelasnya.
Editor: Bayu Mulyana











