TANGSEL,RADARBANTEN.CO.ID-Suasana Subuh di Jl. Talas Cipayung No.68, RT 03/RW 01, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Kota Tangsel, mendadak mencekam pada Jumat 12 September 2025 pukul 05.10 WIB.
Dentuman keras terdengar dua kali beruntun, diikuti getaran hebat dan puing-puing batu bata yang beterbangan hingga ke rumah warga.
Saksi mata, Suryani, menceritakan momen ketika ledakan itu terjadi.
“Pertama terdengar suara menggelegar, kencang-kencangnya. Terus habis itu batu bata rumahnya sampai ke sini-sini,” ujarnya. Ia juga melihat asap tebal mengepul dari arah rumah yang meledak. “Asap aja, asap,” ujarnya, Jumat 12 September 2025.
Rumah yang terdampak ledakan diketahui milik beberapa warga, di antaranya Madinah, Agus, Taslimah, Slamet, Endang, Mahmud, dan Harwoto.
Dari peristiwa itu, sejumlah korban mengalami luka bakar dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Hermina.
Korban terparah adalah Pak Agus, beserta istrinya Rini, serta dua anak mereka, Rizki dan Intan. Selain itu, terdapat korban lain yakni Niah (istri Madinah) dan Taslimah.
“Yang paling parah itu suaminya, Pak Agus, sama anaknya Rizki. Mereka luka bakar cukup serius,” kata Suryani.
Namun, yang menarik perhatian warga adalah tidak adanya aroma mencurigakan setelah ledakan.
“Nggak ada bau-bau sama sekali. Kalau memang gas kan pasti kecium, ini enggak. Bau gas juga enggak,” tegas Suryani.
Peristiwa ini membuat warga menduga-duga penyebab ledakan, sebab dentumannya begitu kuat tetapi tidak meninggalkan jejak bau gas maupun bahan kimia.
Aparat berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap asal ledakan tersebut.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agung S Pambudi











