PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Di balik rencana pemerintah mengaktifkan kembali jalur kereta api (KA) Rangkasbitung-Pandeglang, sisa-sisa sejarah rel tua masih terlihat jelas.
Pantauan RADARBANTEN.CO.ID di sekitar Stasiun Pandeglang, tepatnya di Kampung Kadomas, Kelurahan Kadomas, Kecamatan Pandeglang, jalur rel yang pernah berjaya di masa kolonial kini banyak berubah fungsi.
Sejumlah rumah warga berdiri di atas bekas rel, ada pula warung yang dibangun di atas jalur tersebut. Tak hanya itu, sebagian rel juga diduga hilang dicuri pihak tak bertanggung jawab.
Meski begitu, rel lama di Kampung Kadomas masih bisa ditemukan secara kasat mata. Beberapa di antaranya masih terpasang lengkap dengan baut rel yang terhubung.
Rencana reaktivasi jalur kereta api Rangkasbitung-Pandeglang kini dinanti masyarakat Banten, khususnya warga Pandeglang dan Rangkasbitung.
Perlu diketahui, berdasarkan informasi yang dihimpun, jalur ini tercatat memiliki total panjang lintasan 56,6 kilometer hingga Labuan.
Rencana reaktivasi akan dilakukan dalam dua segmen. Segmen pertama membentang dari Rangkasbitung-Pandeglang sepanjang 18,7 kilometer. Sementara segmen kedua dari Pandeglang-Labuan dengan panjang 37,7 kilometer.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Aditya











